Pada suatu kesempatan saya berbincang-bincang dengan beberapa teman saya dan mengutarakan niat saya untuk memperistri gadis Sunda. Mendengar penuturan saya tersebut hampir semua teman saya (kebetulan semuanya berasal dari suku Jawa) secara spontan menyatakan ketidaksetujuannya. Alasan yang diberikan hampir seragam: perempuan Sunda adalah tipe perempuan yang matre.
Jika anda perhatikan, alasan yang disampaikan adalah alasan sepihak yang memojokkan perempuan Sunda. Selidik punya selidik ternyata apa yang teman-teman saya ungkapkan adalah ekspresi kekecewaan terhadap sebuah pengetahuan umum berupa keengganan perempuan Sunda untuk diperistri oleh lelaki Jawa. Jadi, ketika kebanyakan perempuan Sunda menolak untuk dinikahi oleh lelaki Jawa maka orang Jawa, karena merasa diremehkan, memunculkan mitos bahwa perempuan Sunda adalah tipe perempuan yang mata duitan.
Nah, yang menjadi pertanyaan adalah mengapa kebanyakan perempuan Sunda menolak untuk dijadikan istri oleh lelaki Jawa? Jawaban dari pertanyaan itu saya peroleh ketika saya membaca serial novel Gajah Mada karya Langit Kresna Hariadi. Dalam novelnya (khususnya novel keempat: Gajah Mada, Perang Bubat dan di bagian awal dari novel kelima: Gajah Mada, Madakaripura Hamukti Moksa) Langit Kresna Hariadi menceritakan bahwa ketidakharmonisan hubungan Jawa-Sunda berawal dari suatu kejadian berupa Perang Bubat yang terjadi di masa pemerintahan Kerajaan Majapahit.
Langit Kresna Hariadi menceritakan bahwa suatu ketika Majapahit telah menguasai hampir seluruh wilayah Nusantara (serupa dengan wilayah RI saat ini) dan hanya menyisakan sebuah kerajaan yang belum mau tunduk dan bergabung di bawah kendali Majapahit. Kerajaan tersebut adalah Kerajaan Sunda Galuh yang berlokasi di pulau Jawa bagian Jawa Barat, sekarang masuk dalam wilayah Jawa Barat. Gajah Mada, yang saat itu menjadi Mahapatih Amangkubumi (sekarang semacam perdana menteri), didorong untuk mewujudkan Sumpah Palapa yang telah diikrarkannya, berusaha menaklukkan Sunda Galuh dengan cara yang sama dengan yang dilakukan terhadap kerajaan lain di Nusantara yang menolak ide penyatuan yaitu dengan diperangi. Akan tetapi niat Gajah Mada ditolak oleh keluarga Istana (Para Ibu Suri/Ibu Raja) dengan alasan bahwa penguasa Sunda Galuh masih ada hubungan darah dengan nenek moyang keluarga istana Majapahit. Disamping itu penolakan yang lebih kuat berasal dari Raja Majapahit sendiri (Prabu Hayam Wuruk) yang berkeinginan memperistri putri mahkota Sunda Galuh, Dyah Pitaloka Citraresmi. Menghadapi penolakan tersebut Gajah Mada tidak patah arang dan menyusun strategi penaklukan Sunda Galuh dengan memanfaatkan niat Prabu Hayam Wuruk untuk mempersunting Dyah Pitaloka Citraresmi. Jadi, waktu itu Gajah Mada meminta kepada Prabu Hayam Wuruk untuk melaksanakan prosesi pernikahan di kediaman pihak pria (berkebalikan dengan adat masyarakat yang umumnya menyelenggarakan acara akad nikah di kediaman pihak perempuan). Maka diundanglah Dyah Pitaloka Citraresmi beserta segenap keluarga istana Kerajaan Sunda Galuh untuk datang ke Majapahit. Sebelum akad nikah dilangsungkan, di suatu tempat bernama Lapangan Bubat, Gajah Mada memaksa Prabu Maharaja Linggabuana (Raja Sunda Galuh) untuk menandatangani sebuah prasasti dari tembaga sebagai tanda bahwa Sunda Galuh tunduk terhadap kekuasaan Majapahit. Merasa dilecehkan, Prabu Maharaja menolak dan mengangkat senjata untuk melawan dan perang pun tak terhindarkan. Prabu Maharaja adalah orang pertama yang terbunuh dalam peristiwa yang kemudian dikenal dengan nama Perang Bubat tersebut. Semua pengiring dan prajurit pengawal Sunda Galuh juga terbunuh. Adapun Dyah Pitaloka Citraresmi memilih untuk mati dengan cara melakukan bunuh diri setelah melihat ibundanya Dewi Lara Linsing melakukan hal serupa karena menyaksikan suaminya terbunuh.
Sebagai penutup saya cuplikkan penggalan tulisan Langit Kresna Hariadi yang terdapat dalam kata pengantar novel kelimanya: “Perang Bubat agaknya merupakan isu yang sangat peka. Perang di lapangan Bubat telah lewat ratusan tahun yang lalu. Namun, dendam dari kisah lama itu masih terlihat jejaknya hingga sekarang. Warisan emosional itu rupanya masih terjaga, entah kapan akan pudar. Kisah itu banyak menimbulkan mitos buruk, diantaranya adalah sebaiknya perempuan Sunda jangan mau diperistri orang Jawa.”
Nah loh! ternyata gitu tho ceritanya……………!!!
Yang saya belum temukan jawabannya adalah mengapa teman-teman saya juga melarang saya memperistri perempuan Padang dengan alasan yang juga bersifat sepihak dan memojokkan bahwa perempuan Padang adalah tipe perempuan yang pelit!!! ada yang tahu mengapa muncul anggapan seperti itu???






Sep 28, 2009 @ 11:33:44
sebenarnya semua itu hanya mitos yang selalau memojokan salah satu pihak…
menurut saya pribadi, yang menyebabkan adanya anggapan2 negatif atas suatu suku yang dibahas diatas, pada dasarnya hanya disebabkan oleh ketidak mampuan setiap pasangan berbeda suku tersebut, dan juga kelurga mereka , dalam memadukan gaya hidup dan kebiasaan yang berbeda dari setiap suku dimana mereka dibesarkan…
contoh:
segi ekonomi :
sunda = pada umumnya bersifat konsumtif
jawa & padang = pada umumnya lebih memiliki management dalam pendapatan dan pengeluaran…
segi sosialisasi :
sunda = tidak tegaan, lebih banyak memikirkan apa yang orang rasakan atas setiap tindakan yang akan dia lakukan
jawa&padang = memiliki sifat yang lebih keras dan keinginan untuk mencapai tujuannya tanpa terlalu menghiraukan orang2 disekitar ny akan apa yang akan mereka rasakan…
jadi setiap suku bangsa pun memiliki kelebihan dan kekurangan masing2…
tinggal bagaimana para individunya mampu atau tidak untuk menggabungkan kebiasaan dan gaya hidup mereka sehingga tidak menimbulkan mitos2 yang negatif…
note: saya orang sunda, tapi saya tidak mengunggulkan atau mmemihak pada suku sunda…
Dec 31, 2009 @ 14:35:21
Saya kurang setuju dengan pendapat anda di bagian segi sosiologi yang mana anda sebutkan katanya orang sunda tidak tegaan, lebih banyak memikirkan apa yang orang rasakan atas setiap tindakan yang akan dia lakukan. Saya kebetulan juga orang jawa (tepatnya saya dari Jawa Tengah Bagian Barat / dekat perbatasan dengan Jawa Barat). Saya ceritakan nich….maaf saja kebetulan rumah saya ada di Bogor……dan berbatasan langsung dengan tetangga dan dia orang asli situ (Sunda). Memang rumah saya belum punya jalan (Gang) dan harus membebaskan tanah dia….tapi ternyata dia menawarkan harga ke saya dengan harga yang tidak wajar ( harganya 3 X lipat dari harga yang sewajarnya)….karena saya menolak harga tersebut…dia malah menutup dengan cara membuat bangunan yang mana saya merasa kesulitan untuk lewat s/d sekarang…..jadi mana buktinya…..dasar pemerasan….kalau yang saya tahu biasanya kaum sunda bila didatangi pendatang (baik dari suku sunda sendiri ataupun suku lain)….dia manfaatkan (aji mumpung dan diperas), karena tetangga saya juga ada orang sunda dan kebetulan pendatang merasa diperas juga di kampung tersebut sama penduduk sunda asli situ…….
Jul 21, 2012 @ 10:01:36
ane setuju bgt tuh gan,,!
Oct 08, 2009 @ 09:53:58
Hmm….cara pandang tersebut (jawa VS sunda) sampai sekarang memang masih diyakini oleh sebagian orang loh…yang menurut saya point of view yang sangat naif. Saya setuju dengan pendapat Terry. Tiap suku pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya sehingga jangan menggeneralisir karakteristik suku bangsa hanya berdasarkan mitos2 yang negatif. Semuanya berpulang pada individu masing2.
Dalam Al-Quran pun diterangkan surat Al-Hujurat ayat 13:
” Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
Allah menciptakan manusia bersuku-suku dan berbangsa-bangsa agar satu sama lain kenal-mengenal; setiap manusia sama pada sisi Allah, kelebihan hanya pada orang-orang yang bertakwa; sifat-sifat orang-orang yang sebenar-benarnya beriman.
note: FYI saya juga seorang gadis sunda
Aug 31, 2012 @ 15:00:19
teteh curhatt ??? ahaha #eeehh
Oct 21, 2009 @ 00:13:14
Dari sekian bangsa dan suku bangsa yang ada di Indonesia, semuanya berpangkal dari pribadinya
Oct 26, 2009 @ 04:46:26
wah…wah…wah… mas terry, mbak fitri, mas wahyu saya ucapkan terima kasih sudah mampir disini.
sebenarnya saya tidak bermaksud mendiskreditkan suku tertentu, justru saya sedang mencari jawaban atas mitos yang selama ini berkembang. tidak bisa dipungkiri mitos itu memang ada dan pasti ada penyebabnya, nah penyebab itulah yang sedang saya cari. untuk jawa vs sunda kan sudah ketemu tuh di atas…. semoga setelah mengetahui cerita di atas baik jawa maupun sunda sekarang bisa lebih bijak mengambil keputusan bukan hanya atas dasar mitos semata…
P.S. saya setuju dengan semua ungkapan mas dan mbak di atas tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing pribadi(suku) dan bahwa semuanya itu berpulang kepada individu masing2.
Nov 06, 2009 @ 15:20:42
ihihihi…mungkin salah satu penyebabnya adalah orang tua ataupun keluarga pendahulunya pernah mempunyai masalah pribadi dengan seseorang dari suku tertentu (ya contohnya orang tua lelaki jawa terhadap orang sunda) sehingga mungkin menyebabkan rasa benci yang mendarah daging dan menurun….jadi intinya sebenarnya masalah pribadi
Feb 23, 2010 @ 12:46:33
Perkenalkan,iyya (saya) Ali,pemuda asli bugis berminat meminang seorang geulis sunda.Membaca postingan mbak2 dan mas2 semua,sy jdi sedikit ragu meneruskan niat mulia ini. Benarkah demikian??Bgmn pula dgn iyya yg Bugis ini?Moga saja apa yg iyya khawatirkan ga’terjadi…Setahu iyya,orang sunda itu lembut dan penuh welas asih…
Feb 23, 2010 @ 21:25:18
Mungkin pada zaman kerajaan, kesukuan sangat berpengaruh besar dalam membentuk kultur suatu komunitas. Akan tetapi, di masa sekarang yang lebih berpengaruh besar adalah faktor regional/pendidikan/pekerjaan.
Contohnya kultur orang sunda yang tinggal di jakarta akan berbeda dengan kultur orang sunda yang tinggal di bandung. Demikian pula kultur orang jawa yang berpendidikan sarjana akan berbeda dengan kultur orang jawa yang berpendidikan SMA.
Saya sendiri adalah orang sunda asli yang akan segera menikah dengan orang jawa asli.
Mar 17, 2010 @ 06:59:04
dari masa lalu juga dah tergambar, mana kah suku yang arogan dan mana yang tidak. kami orang sunda tidak mau di pandang sebelah mata…apaan pendapat si terry itu…, kalo mu cari cew ya cew di daerah sendiri aja…jawa sama jawa ,sunda ya sama sunda…
Aug 15, 2012 @ 10:11:51
Halah, kapan majunya negeri klo saling nonjolin sukunya, dewasa aja zaman sekarang bukan kerajaan kaleeee…. global dunk
Aug 24, 2012 @ 11:14:53
Tolong jangan bikin nama sunda buruk, harus silih asah, asih, asuh. Semua warga indonesia, mau jawa sunda mau sunda sunda, yg penting CINTA dan Responsibility. Ayo yang beda suku jgn takut saling menyayangi, indonesia bersatu!
Sep 18, 2010 @ 15:11:27
saya korban dari orang sunda keparat yang tidak mau dinikahi anaknya, padahal anaknya cinta sama saya..
saya sudah mapan, seagama , fisik kategori ganteng, karena alasan pribadi mereka sunda keparat tersebut menganiaya dan menzolimi anaknya sendiri.
orang tuanya sangat otoriter, saya sangat benci orang sunda
Jan 04, 2012 @ 02:34:38
emang gak enak kalo cinta tidak direstui gara-gara beda suku dan adat nasib-nasib…………………..
Nov 20, 2010 @ 14:55:35
memelihara identitas etnis daerah boleh-boleh saja, dan kalau ada masalah kekurang harmonisan horizontal diselesesaikan saja, tapi masalah ahlak dan perilaku tidak tergantung etnis tertentu, semuanya kembali kepada pribadi masing-masing!
Nov 28, 2010 @ 00:22:35
setau saya selama saya pernah tinggal di bandung n skalian lakuin penetian gtu deh. Orang sunda suka ma orang medan (suku batak apalagi) katany sih pekerja keras gtu deh alasan utamanya. Suku jawa jg sm demen jg mah suku batak. Emang bngt ya orang batak anak emas disukai sp aja selain adatny di kenal top jer.. N gtu deh.. Hehe. Gw pernah ngalamin ma sunda,tp krn gw ma dy beda keyakinan ya suda deh. Gw ga nerusin. Abs gw ga tw mw gmn masalah prinsip. Pd gw suka bngt ma tu orang.. Namany nimun tingga daerah skitar cimindi gt. I love u dah! Udah deh,jngn pd ribut. Hidup INDONESIA!
Dec 04, 2010 @ 06:46:19
Terlepas bnr atau tidaknya mitologi ini. Saya ijin nyedot gan. Tks b4
Dec 12, 2010 @ 13:37:04
perkenalkan (wanita),asli keturunan raja bugis (wajo) dari sekian banyak posting uang saya baca di atas sebenarnya masalah perbedaan dari suku manapun pasti ada,pola pikir mereka dari sudut suku manapun pasti berbeda-beda..turunlah sebuah ayat
alam Al-Quran pun diterangkan surat Al-Hujurat ayat 13:
” Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
kita terlahir dinegeri yang sama dengan suku yang berbeda-beda maka terlahirlah bhineka tunggal ika.yang intinya kita saling menghargai dan menghormati antara suku.
saya dari suku bugis asli dari darah bangsawan tana ogi
sebagai orang yang berkarakter keras dan sangat menjunjung tinggi kehormatan. Bila perlu demi kehormatan mereka orang bugis bersedia melakukan tindak kekerasan walaupun nyawa taruhannya. Namun demikian dibalik sifat keras tersebut orang bugis juga dikenal sebagai orang yang ramah dan sangat menghargai orang lain serta sangat tinggi rasa kesetiakawanannya.
Mar 28, 2011 @ 00:03:36
aku udah nikah sama orang jawa selama 3tahun.yang aku rasain sendiri,orang jawa itu keras.sedang aku orang sunda,bisanya ngalah,nurutin apa maunya dia.kadang aku capek jalanin kayak gini.tapi emang udah wataknya,ya dari dulu gitu terus,mau digimanain lagi.terus emosian,kayak kesetanan kalau lg marah,tapi cepet sembuh,cuma sebentar.abis itu jadi orang baik
Apr 24, 2011 @ 20:35:24
Saya laki-laki dari suku Jawa yang mau menikah dengan suku sunda. Memang cerita di atas benar adanya. Kami pun mendapatkan tentangan dari pihak keluarga, entah apa sebabnya. Tapi memang pertentangan datang karena perbedaan suku Jawa dan sunda. Semoga saja apa yang dibicarakan di atas kalau ada buruknya hanya sebagian oknum saja. Padahal saya sdh mengenal dia hampir 13 tahun, semoga saja pertentangan antar keluarga bisa mereda. Amin
May 09, 2011 @ 17:11:52
Segala sesuatu memang kembali pd pribadi masing2,, akan tetapi adat istiadat dan kebiasaan yg ada mau tidak mau mempengaruhi pribadi itu sendiri, banyak yang mengatakan bahwa gadis sunda begini begitu, itupun tidak terlepas dari apa yg di namakan kebiasaan mereka, yang akhirnya memberikan image bahwa begitulah mereka meskipun tidak semua begitu, coba kita talaah contoh2 yg ada, jawa: menjadi pekerja, warteg, karyawan, batak: menjadi pengacara, bengkel, Padang: dagang, dll..
Banyak ataupun sedikit kebiasaan turun temurun yang diajarkan pada setiap keturunan suku2 turut berperan penting dalam mencetak pribadi-pribadi yang tentunya tidak jauh dari apa yang mereka pelajari pula, begitupula sikap dalam membentuk pribadi seseorang tsb tidak jauh dari lingkungan dan adat istiadat serta kebiasaan daerah setempat.
Aug 02, 2011 @ 09:27:43
Saya cow 26 tahun suku Jawa pendatang di Jawa Barat, saya rasakan sendiri keluarga kami habis2an dimanfaatin n diomong2in tetangga kami…dan minggu depan kami mau pindah, kapok. Oh gituu, apa salah kalo kami org Jawa bs maju n berkembang di daerah kalian?
Kenapa perusahaan (PT, CV) di drh Jabotabek lebih milih karyawan Jawa dibanding Sunda? Tanya ken….apa? hihihi, Dan kenapa cow2 di Sunda lebih banyak jdi tukang ojek? Tanya ken…apa lagi?
Oct 29, 2011 @ 05:24:39
babi semua emang org indonesia yg kek gitu aja d ributin…tai !!
Mar 13, 2012 @ 14:32:42
Oknum Sunda ma Oknum Betawi sama aja….lha ente jg ribut2 disini, laennya aja nyante….
Aug 08, 2012 @ 02:11:07
tolol aja loe semua hari gini ngeributin suku..
maka nya orang indonesia gampang diprovokasi sama pihak luar,klo orang2 nya model nya sprti loe semua.ga ada suku jawa,sunda,batak,bugis.semua yg membedakan hanya keimanan nya di mata ALLAH SWT…
Nov 21, 2011 @ 22:18:04
mau orang sunda mau orang jawa…
semuannya sama aja…
asal lu tau keperawanan gue ilang gara-gara orang jawa..
terus pas gue hamil malah si jawa koek nyuruh gugurin…
gue dendam sama jawa semarang.. gerobogan…
keturunan kraton anjing!!!!…. santri cabul…..
semua orang gak ada yang bener!!!!
Dec 31, 2011 @ 10:39:41
WARTAWAN ASLI SUNDA (DIRAHASIAKAN)
MEMANG TIDAK SEMUA…
INI PROSENTASE YANG CUKUP AKURAT UNTUK CEWEK YANG ASLI BERASAL DARI BANDUNG, DAN CEWEK PENDATANG YANG TINGGAL LEBIH DARI SATU TAHUN DIBANDUNG BERDASARKAN SURVEY NYATA SECARA SOSIAL sbb :
70% = MATRE DAN TIDAK PERAWAN
20% = MUNAFIK DAN TIDAK SETIA
10% = LUMAYAN BAIK
KESIMPULANNYA:
”SILAHKAN ANDA SELEKSI DENGAN TELITI SEBELUM MENJALANI HUBUNGAN DENGAN GADIS BERASAL DARI JAWA BARAT (SUNDA) TERUTAMA BANDUNG DAN INDRAMAYU. ”
DAERAH LAIN ADALAH PROPINSI BANTEN (AJI MUMPUNGNYA TINGGI)
Jan 14, 2012 @ 23:44:20
Saya ingin ikut sharing berdasarkan pengalaman saya hidup di lingkungan kampung sunda yang udah 10 thn.saya dan istri,asli jawa.kami membeli tanah dan bangun rumah di kampung yang mayoritas penduduk asli sunda.pada awalnya memang kami sempat betah nggak betah,karena dari bahasa juga belum paham dan banyak kebiasaan orang asli yang berbeda dengan kebiasaan kami di jawa,maaf seperti: 1. Anak cewek yg smpe larut malam masih pacaran tp orang tua diam aja,2. Kalau di beri mau,tapi susah untuk memberi,3. Punya harta tp untuk pendidikan anak rata2 susah dan kurang memberi dorongan,4. Diajak krja bakti ato sumbangan sosial lingkungan susah,tp untuk nyawer gampang.ini diakui pak rt sy yg asli sunda,5. Kalau ada uang,konsumtifnya gede,apalagi lihat ttangga yg beli ini itu.mulai dr pakaian, kndaraan,kosmetik,6. Anak2 kurang diajari tatakrama,unggah ungguh,jadi sama orang lebih tua kurang menghormati. Itu yg kami rasakan,tapi seiring waktu sekarang kami bisa memahami dan betah juga,ya mmang itulah prbedaan budaya kami.tp kami salut dan empati yg besar pada tetangga kami smua karena rasa toleransi yg besar karena di lingkungan kami bnyk macam ada yg rajin ibadah,ada yg jadi jablay,ada yg kmpul kebo,ada yg preman,ada panti pijat, tp smua rukun tiada gesekan sosial dn masa bodoh urusan masing2.
Jan 19, 2012 @ 00:22:00
Dagangan orang sunda nggak boleh ditawar.
Pelanggan sunda lebih royal dan nggak bawel.
Feb 15, 2012 @ 00:43:46
owh gitu critana.. saya bangga jadi org sunda,, saya pun senang ternyata sunda dan jawa itu emang sodaraan, ibrat viking-bonek.hha.
asal tau aja, uwak saya (cowo sunda) memperistri org jawa,, kalian bisa liat di bandung mereka kaya raya.. mungkin keduanya emang rajin usaha terutama yang cowo emang udah dari dulu lebih berharta di bnding yg cewe,, dan sekarang rukun2 aja..
bagi orang2 jawa dan suku lain yang tinggal di daerah sunda kami,,berbahagialah karna kami termasuk suku yang welcome dg pendatang dan suku manapun,, coba apakah kami sunda pernah membantai kalian para pendatang?? mungkin klo di daerah nusantara lain sering terjadi pembantaian habiss.. kami terkenal dg keramah tamahannya,lembut dan supel.. jika kami datang ke daerah lain (migrasi) kami pun selalu diterima dg baik oleh masyarakat pribumi sana,,karena mreka mengetahui kami org sunda.
Jika ada pendatang yang tinggal di daerah kami dg baik2 maka pergi pun harus dg baik2 pula jangan membicarakan kejelekan org,, jika ada para pendatang yg merasa dirugikan oleh masyarakat pribumi sunda,maka maafkanlah,,soalnya tidak semua manusia itu sama,,terkadang ada oknum jahatnya,, di daerah lain pun pastinya sama termasuk di daerah jawa sendiri pun pasti yang namanya rampok,aji mumpung, pemerasan,pacaran hingga tngah malam dan semua hal buruk yang kalian alami disini pastinya di jawa dan daerah lain pun ada..
perlu juga diingat, dari kami sbg pribumi, misal ada org jawa yang ingin menawar harga tanah,,tapi kami menjualnya dg harga yang selangit,,itu bukan pemerasan om,karena penjual nya org sunda lagi butuh uang gede kayanya,,klo gak mampu membeli dg tawaran pemilik ya kenapa pembeli harus memaksa dan marah2 juga.. penjual org sunda memberi harga selangit pada kalian bukan karena mereka tahu klo kalian org2 jawa atau lainnya ya mungkin karena lagi butuh duit aja,, jual tanah dari sunda ke jawa atau dari sunda ke sunda ya sama aja harga mah sakitu,, bagi pemilik tanah gak mempermasalahkan apa kamu sunda atau kamu jawa,, mreka mah penjual cuma pengen dapet uang.. sok gera tingali di daerah jawa oge pastina sarua lah ciga di dieu saeutikna mah aya jalma anu hade aya oge jalma anu balangsak akhlakna.
Apr 19, 2012 @ 14:33:41
,
Jun 14, 2012 @ 14:32:20
Utk org jawa yg mau nikah sm org sunda, sebaiknya dipikir pikir dulu, Ini pengalaman pribadi saya. Saya perempuan jawa menikah dengan lelaki sunda, sangat sulit sekali saya menjalaninya. Watak orang jawa dan sunda memang berbeda, kalau dipaksakan menikah maka pasangan yg berasal dari jawa akan tertindas dan tersiksa, ini karena karakter orang jawa yang nrimo, mengalah, diam dan mau prihatin lalu ketika dipertemukan dengan orang sunda yang berkarakter suka mendominanisasi, penuntut, matre maka akan sangat mudah terjadi perceraian.
Pandangan saya, perempuan sunda lebih menyukai lelaki jawa daripada lelaki sunda dikarenakan sikap giatnya dalam bekerja dan tidak pelit dalam hal menafkahi, sehingga harta akan lebih banyak mengalir ke keluarga perempuan, yg mengakibatkan pemborosan dan kemiskinan.
Sebaliknya, jika persempuan jawa menikah dengan lelaki sunda, maka sifat nrimo, sabar dan mengalah perempuan jawa akan dimanfaatkan oleh pihak lelaki sunda yg malas bekerja namun penuntut dan keluarga lelaki sunda pun akan lebih mudah untuk mendominanisasi, mendikte keluarga anaknya/adiknya yang sunda.
Maka sebaiknya lelaki jawa menikah dengan perempuan jawa, karena mereka akan saling melengkapi, yang suami giat bekerja, istri dirumah bersikap sederhana, nrimo dan mau prihatin, jika begitu maka ekonomi keluarga akan mapan dan bahagia.
Fakta yang terjadi bahwa saat ini perceraian banyak terjadi di daerah jawa barat.
Jan 28, 2013 @ 14:57:01
Saya telah mengalami dua kali menjalin hubungan dengan perempuan sunda, Selama menjalani hubungan (pertama) kami telah lalui selama 7 tahun lebih, dan saya memutuskan untuk melamar. Kami persiapan untuk menikah, namun karena ada sesuatu hal (keuangan) saya mengalami musibah (digendam) orang dan uang saya hilang, sedangkan pernikahan akan segera dilangsungkan, saya akhirnya memberanikan diri untuk mengutarakan musibah saya, namun dari pihak perempuan tetap “keukeuh” harus menyumbang sebesar sekian puluh juta. Saya pusing juga, hingga akhirnya saya pinjam di bank dengan syarat2 yang cukup rumit (saya waktu itu belum berpenghasilan tetap), dan akhirnya dapat meminjam, namun tidak sebesar yang diharapkan pihak perempuan. Akhirnya karena tidak sesuai yang diminta, pacar saya memutuskan untuk membatalkan pernikahan kami…
Mantan saya yang kedua juga orang sunda, hampir mirip dengan yang pertama, selalu yang dipikirkan adalah uang dan mendominasi. Untungnya hubungan kami kurang dari setahun. karena saya tidak bisa memenuhi keinginannya yang harus menyediakan uang dan segala urusan pernikahan menjadi tanggungan saya sepenuhnya.
Jadi kesimpulan saya adalah (ini pengalaman saya), bahwa perempuan sunda lebih mementingkan uang, acara pernikahan (resepsi) dan selalu mendominasi. Semoga pengalaman saya tidak menyakiti pihak manapun dan menjadi bahan pelajaran.
- TRUE STORY -
Jun 14, 2012 @ 14:49:56
Ibu saya orang jawa, bela-belain ngehormatin dan ngehargain keluarga suami saya yang orang sunda dengan silaturahmi jauh-jauh ke tasikmalaya tidak lupa juga bawa oleh-oleh tangan, tapi mereka (keluarga suami) responnya cuek cuek aja (seperti ga menyambut ajakan silaturahmi) padahal dari segi usia orangtua saya lebih tua daripada usia keluarga suami.
Rasanya di sunda budaya segan dan sungkan sudah tidak ada lagi atau mungkin sudah luntur terlupakan.
Jun 14, 2012 @ 14:56:49
@Ferry org Sunda, yang dipermasalahkan oleh Mas Ewo Tarwa adalah cara orang sundanya yang tidak mau memberi jalan.
Jun 14, 2012 @ 15:03:24
Contoh artis dari sunda nih buat referensi spy ga salah pilih pasangan:
Mulan Jameela (Perebut suami orang), Happy Salma (Pindah agama karena kecantol anak pejabat bali), Syahrini (cari sensasi dengan cara norak dan berbohong), Paramitha Rusady, Desy Ratnasari, Yulia Rachman (kawin cere), Nia Ramadhani (Matre, numpang idup sama Ardie Bakrie), Nike Ardilla & Alda Risma (gosipnya drugs dan perempuan jual diri).
Klo artis dr jawa spt Mba Dian Sastro, Diana Pungky, Diah Permatasari, mereka smart, elegan, punya harga diri, jauh dari gosip miring dan cantik-cantik.
Jun 19, 2012 @ 22:42:08
betUl itu! Saia sNgt stUju,, itU fakta.
Aug 01, 2012 @ 15:59:19
oya..gmn dg maria eva….goyangan2 ga sopan artis2 dangdut jawa yg ktnya menjjng sopan santun bla bla bla….en lokalisasi2 terbesar terdapat di daerah jawa..pikir sblum ngomong…nilai org jgn dari sukunya..ga smua spt itu…come on guys….we live in 21st century…
Jun 15, 2012 @ 14:10:06
Wah, kalau setahu saya biasanya malah wanita sunda ingin diperistri orang jawa. Pengakuan temen saya yang cewe sunda (cowonya orang Jawa), dan itu bukan cuma satu orang lho….Katanya lelaki jawa itu baik, dan lelaki sunda itu genit, tau deh bener gak…..
Jun 19, 2012 @ 22:40:13
benar, lelaki sunda it pemalas, dan tdk pandai mncri uaNg,, mka’nx pRempuan sUnda bNyak mNyukai lLaki asLi jawa. . . . .
It fakta yg saia lhat sNdri.
Jun 19, 2012 @ 22:36:04
perempuan sUnda pada umumnya mMang matre dan yg pasti, pRempuan sUnda it MURahan, fakta’nx, kbANyakan ibu” yg brSlingkuh d daerah saya ya para ibu yg notaBen’nx sUnda, para remaja puTri sUnda’pun juga’ sama, mreka mudah d ajak mLkukan hal” yg blum pantas d lakKn,
Jun 28, 2012 @ 15:09:51
Saya akan membuktikan, bahwa masa depan orang Sunda dan Jawa, dapat disatukan dengan langgeng. Dengan cara tak mengungkit-ungkit masa lalu. Melainkan merencanakan masa depan. Begitu lebih baik
Jun 29, 2012 @ 17:21:10
hahah si batak berkoar?
heh kmu batak sok tau kmu… saya ini asli sunda..mna ada cewe sunda mau sama batak yg bau dan bengis..tukang jualan baju di cimol bandung…miskin wajahnya jelek pula tuh si batak dan bau
Jun 29, 2012 @ 17:23:33
Saya kasih tau yah…. cewe sunda itu suka cowo yg cakep, baik, mapan(wajar), wangi, lemah lembut, apalagi sama bule!
dan kebanyakan orang sunda lebih memilih nikah sama se etnis sunda!
ini FAKTA tod
Jul 04, 2012 @ 16:12:30
Dari komentar di atas 90% semua menyatakan bangga dengan sukunya masing2 termasuk juga saya.tapi harus kita akui kita adalah korban sejarah pahit yg kadang susah untuk kita terima!usia saya 30 thn.tapi seumur hidup saya berteman dengan ”JAWA” yg ada di daerah saya atau pun diluar negri..!Di masa hidup saya pernah mempunyai calon istri notabene suku jawa. asli dari darah orang tuanya..karena mereka tau saya orang sunda maka restu pun tak didapati saya ikhlas mungkin bukan jodoh yg terbaik yg tuhan kasih kepada saya! SUNDA suku kedua terbesar di indonesia yg dengan cerita BUBAT ada ato tidak.BILA ADA seperti teman2 di atas mengakuinya maka dengan itu kami suku SUNDA BERSIPAT NERIMO..! SUNDA adalah yg tertua dari susunan kerjaaan di jawa sebagai saudara tertua kami pun tidak berambisi untuk menaklukan kerajaan saudara kami..kami pun nerimo perlakuan dari saudara kami yg terkadang menyayat hati.karena kami harus mengasihi saudara kami itu pitrah ILLAHI.bila sunda di bilang pengecut untuk tidak membalas perlakauan GAJH MADA itu tidak benar RAJA kami pun rela binasa di medan laga apalagi rakyatnya.dari sini terlihat sunda adalah suku tidak suka kekerasan jadi solusi.!perbedaan cara pandang dan ambisi saudara kami..!Dan kami pun bukan suku yg pengecut untuk menyerah kepada lawan yg menginginkan perang sebagai solusi.kami rela bumi hanguskan rumah kami dari pada kami di pandang lemah oleh bangsa atau suku lain tercermin dari BANDUNG LAUTAN API.kami ini pondasi bagi NKRI.kami terus berdiam di tanah kami untuk mengawal NKRI.kami tidak pernah bermbisi untuk memjadi yg utama dari saudara kami.tetapi kami siap mati demi NKRI karena kami saudara tertua yg harus mengawal keluarga kami ‘INDONESIA”.kami cinta damai’jangan pandang remeh suku kami bila tidak mau sebaliknya.semoga indonesia jaya.’GEMAH RIPAH REPEH RAPIH’.kami anak bangsa yg tidak mau nasib nasab kami dikotak-kotakan Oleh KERAKUSAN..!
Aug 01, 2012 @ 16:10:17
saya setuju sekali..saya juga org sunda…saya tidak suka adanya persepsi yg kurang baik terhadap suku tertentu…saya mempunyai teman kerja org jawa dan fine2 aja…bibi saya menikah dg org semarang kini sudah di karuniai 5 org anak…yg terpenting sekarang bagaimana kita memajukan indonesia yg terdapat banyak suku di dalam nya…ingat kita hidup di abad 21…liat ke masa depan bukan masa lalu
Jul 10, 2012 @ 00:21:47
Saya perempuan banjar yang menikah dengan lelaki sunda. Alhamdulilah suami saya adalah lelaki yang bertanggung jawab serta pekerja keras. Sebelum menikah dengan suami banyak tangapan orang yang mengatakan bahwa pria sunda pemalas Dan genit bahkan matrealistis. Tapi saya tidalk menemukan itu dalah figure suami saya. Pernikahan Kami sudah berjalan 7 tahun dan dikaruniai 3 orang anak. Suami secara adil menafkahi orang tua saya dan mertua. Saya sendiri sudah tidak bekerja. Saya rasa bagaimana seseorang berprilaku tidak dapat dinilai dari mana orang tersebut berasal. Itu semua kembali pada latar belakang dan pribadi orang tersebut. Mungkin ada yg seperti teman2 gambarkan, angaplah orang tersebut oknum sehingga tidak dapat pukul rata seperti itu. Tetap positive thinking guys!
Aug 15, 2012 @ 10:24:57
Saya juga lelaki jawa yg akan menikahi gadis sunda, muncul banyak pertentangan antara keluarga dan teman2 saya, saya sungguh ironis jika dikabarkan klo cewek sunda matre dan gampangan, ragu sekali ke sayanya,, cewek saya ibadahnya kyusuk banget dan ga pernah minta materi yg berarti,, ini sungguh keraguan yg dalam…..
Jul 12, 2012 @ 11:52:15
Akibat peristiwa ini pula (perang bubat), di kalangan kerabat Negeri Sunda diberlakukan peraturan larangan “estri ti luaran”, yang isinya diantaranya tidak boleh menikah dari luar lingkungan kerabat Sunda, atau sebagian lagi mengatakan tidak boleh menikah dengan pihak Majapahit. Peraturan ini kemudian ditafsirkan lebih luas sebagai larangan bagi orang Sunda untuk menikahi orang Jawa (Sumber : Wikipedia “Perang Bubat”). Mungkin cerita di atas ada benarnya ….
Aug 01, 2012 @ 13:36:17
Saya perempuan banjar yang menikah dengan lelaki sunda. Alhamdulilah suami saya adalah lelaki yang bertanggung jawab serta pekerja keras. Sebelum menikah dengan suami banyak tangapan orang yang mengatakan bahwa pria sunda pemalas Dan genit bahkan matrealistis. Tapi saya tidalk menemukan itu dalah figure suami saya. Pernikahan Kami sudah berjalan 7 tahun dan dikaruniai 3 orang anak. Suami secara adil menafkahi orang tua saya dan mertua. Saya sendiri sudah tidak bekerja. Saya rasa bagaimana seseorang berprilaku tidak dapat dinilai dari mana orang tersebut berasal. Itu semua kembali pada latar belakang dan pribadi orang tersebut. Mungkin ada yg seperti teman2 gambarkan, angaplah orang tersebut oknum sehingga tidak dapat pukul rata seperti itu. Tetap positive thinking guys!
Aug 01, 2012 @ 13:41:45
gobloog semuaaaaaa, sikap kedaerahan, merasa daerahnya paling unggul seperti ini sangat merugikan bangsa kita bahkan sangat berbahaya, hanya orang kampong yg gak pernah sekolah yang pantas meribuitkan masalah seperti ini, stop stop stp………………
Aug 03, 2012 @ 13:11:15
Suku jawa itu suku terunggul dnegara ini,,presiden pun harus punya darah jawa.,,tp orang jawa mungkin jg orang yg banyak dbenci oleh suku lain bahkan orang melayu di malaysiapun benci dg orang jawa,ga tau knp.,,tp apapun yg terjadi saya bangga berdarah jawa.
Aug 08, 2012 @ 02:18:05
hari gini masih banggain diri sendiri mas…
sudah pnya bekal utk di akhirat nanti..jangan hanya dunia saja yg kau banggakan.justru di akhirat itu kehidupan abadi sampean nanti nya…
ga ada presiden atau tukang sayur di mata ALLAH SWT,semua sama dihadapan NYA,hanya keimanan nya saja yg membedakan nya…
Aug 14, 2012 @ 05:07:39
Pendapat ini subyektif pengalaman pribadi.
Saya laki-laki jawa, nikah dengan perempuan sunda. Image atau karakter perempuan sunda diatas bukanlah mitos, tapi memang benar adanya. Beberapa teman dan saudara yang terlanjur menikah dengan orang sunda, kondisinya tidak jauh berbeda.
Saya menyesal tidak mengindahkan nasehat teman-teman yang kasih warning kalau mau nikah dengan perempuan sunda. Awalnya saya berfikir itu hanya mitos dan yang menentukan sukses dan tidaknya rumah tangga tergantung orang yang menjalaninya. Itu benar, tetapi saya lupa bahwa karakter bisa terbentuk karena budaya yang bisa diwariskan ke generasi berikutnya.
Karakter perempuan sunda kalau bicara asal buka mulut, tidak peduli apa yang orang lain rasakan. mau sakit hati apa tidak. Ini beda sekali dengan budaya jawa, orang jawa ketika mau memaki orang lain pun masih ada kata “nyuwun sewu” sebelum akhirnya di ikuti dengan maki-makian.
Karakter perempuan sunda cenderung akan mendominasi suami baik sikap maupun dompetnya. Tidak perduli penghasilan suami lebih besar daripada istri atau tidak, perempuan sunda tetap akan berupaya untuk menguasai dan mendominasi suaminya. Tentusaja sikap ini berbeda sekali dengan budaya jawa, dimana istri biasanya menyerahkan dominasi keluarga kepada suami, Meskipun sang istri pendapatannya lebih tinggi dari suami.
Karakter perempuan sunda, mereka cenderung hidup boros. Demi sebuah gengsi, perempuan sunda tidak segan-segan untuk memaksakan diri agar terlihat lebih wah dimata orang lain, tidak peduli harus hutang.
Karakter perempuan sunda, mereka terlalu ‘memikirkan’ keluarga besarnya. keluarga besar bisa meliputi kakak, adik, keponakan bahkan cucu. Dengan alasan keluarga tidak akan pernah menjadi ‘bekas’. Di jawa, orang sudah menikah biasanya akan mengurangi porsi “kepedulian” terhadap anggota keluarga yang lain dan lebih mementingkan “keluarga baru” nya.
Jika anda orang jawa dan terlanjur kawin dengan orang sunda maka sebaiknya
bersikap tegas lah. toleransi boleh, sabar boleh, pura-pura lemah boleh, ketika harus tegas, tegaslah. Ketika perempuan sunda ngomong suara keras balaslah dengan lebih keras. Lelaki harus tetap mendominasi perempuan. Itu sudah kodrat alamiah. Jangan mau menjadi bang tigor, badan aja gede berotot, tetapi dihadapan istri mentalnya mental tempe.
Kalau anda lelaki jawa yang mau menikah dengan perempuan sunda, ingat saja blog ini. Keharmonisan rumah tangga akan tergantung dari pasangan yang menjalaninya. Dan jangan lupa faktor budaya akan membentuk karakter, pola hidup dan kebiasaan.
Sep 02, 2012 @ 13:22:01
Saya 5 tahun hidup di Tangerang, dengan pribuminya yang bersuku Sunda.
Alhasil penilaian saya adalah “tata cara berinteraksi sosial kami (saya orang Jawa Timur), adalah sangat-sangat bertolak belakang”.
Tengoklah dari prosesi pernikahan dan syarat serta tekhnisnya, orang Tangerang asli sangat memperhitungkan untung-rugi materil.
Satu lagi, prosesi pemakaman bila ada orang meninggal dunia.
Di Tangerang adalah sangat2 memilukan bila keluarga si almarhum adalah tergolong miskin.
Untuk sholat jenazah saja, keluarga musti merogoh kocek sekian puluh ribu untuk per orang yg sholat mayit; dan kalo tidak, jangan harap akan ada lebih banyak orang yg bersholat mayit, subhaanallaah !
Belum lagi bila kita mengundang untuk pengajian mendoakan arwah si mayit,,,lebih parah lagi. Tidak segan2 Sang Kyai’pun ber-nego tarif,,,Masya Allah !
Dari sekelumit kebiasaan dan adat Sunda ini sangat2 bertolak belakang dgn budaya kami di Jawa Timur sana.
Mohon maaf bila ada tutur kata yg kurang berkenan,,ini adalah nyata adanya, dan saudara2 kami Orang Sunda sendiripun juga sangat terbebani oleh adat kebiasaan yang demikian ini.
Salam Santun kami kepada saudaraku semua sebangsa dan setanah air..
Sep 06, 2012 @ 16:53:40
Halah, masih percaya aja sama mitos. Kita ini hidup di era super canggih. Knapa masih mengandalkan ras jaman dulu. Toh kalo sama2 cinta. Lalu Se iman. Tinggal nikah aja. Kalau orang yg dah buat sakit hati kita. Nanti juga ada balasanya. Mbak mas. Kita itu hidup di akhir zaman. Fakta nya dah jelas ko dari sekian hadist dan dalil qur’an. Perbandingan cowo ma cewe juga nanti akan berbeda sangat jauh. Jodoh tuh ga di sini doang. Tp di akhirat nanti jg ada. Toh kalau kita masuk surga. Tp di wajib kan juga untuk nikah. Semua manusia itu sama ko di mata allah. Cuman yg membedakan dr segi sholatnya khusuq ga. Atau taqwa kita terhadap allah. Jgn mentang2 anak sunda dan jg jgn mentang2 anak jawa. Walau aslinya saya orang jawa juga.
Sep 11, 2012 @ 05:31:29
tulisan 2009 masih dikomen sampe 2012..keren..
…
..
ngikut ya
saya jawa,beristri (untungnya) jawa
pernah tinggal beberapa saat di (beberapa) daerah sunda
di pangalengan dan garut..sekitar 8-9 taun yg lalu..
lagi2,ini sangat subjektif
bahwa,mitos sunda itu matre..susah ditolak oleh otak saya..maap ya
di samping kos abang saya di pangalengan, seorang ibu dengan tanpa dosa “menawarkan” anak ceweknya ke saya dengan harga 25 juta


..
karena dia lulus smp
kalo lulus sma yang kawin harus mampu bayar 50 juta,bahkan lebih kata dia
saya tolak,wong saya ga punya duit segitu
lagian cewe’nya masih kecillll
di garut juga sama saja, seorang kawan dari jakarta melamar cewe’,diharuskan oleh calon mertua bawa mobil (minimal kijang) dan abis itu tinggalin mobilnya disitu kata sang calon mertua..gaji kami waktu itu masih 1,2jt
tak ada usaha sedikitpun dari si cewe untuk memperjuangkan si cowo..
habis2an si cowo mengumpulkan duit,dan setelah resepsi pernikahan, si cowo curhat ke saya tentang besarnya hutang akibat pernikahan tadi..
sekarang si cowo menginap di pondok mertua indah,istri tidak bekerja,terbilang sangat jarang pulang ke jakarta,baru lebarang taun ini dia pulang setelah terakhir tahun 2005…
si cewe tidak suka pulang ke jakarta katanya..
mulai saat itu saya bertekad,saya harus tidak kawin dengan orang sunda
dan ketika saya iseng bertanya soal calon istri kepada orang tua saya, mereka cuma menjawab, asal seagama dan bukan sunda
only God knows why…:D
Salam
Sep 16, 2012 @ 19:06:27
hem sy cwe sunda,cwo’y jawa.yh sh ortu’y ag kurng stuju m orng sunda:lntran’;kty’ mlez lh ap lh.sy sdih bgt knp menilai orng ky gth.orng tuh gmn pribdi msing” klo dsr pribdi y jlek mh jlek ajh.huh,,…
Sep 30, 2012 @ 19:27:25
Halo,
Kalo pendapat saya, penilaian terhadap suku tertentu lebih mengarah kepada pengalaman2 seseorang.
Awalnya saya tidak percaya kalau orang sunda memiliki stigma matre, malas, suka manfaatin orang, dan Loba gaya.
Akhirnya saya merasakan sendiri. Saya menikah dengan orang sunda. Mertua saya awalnya tidak mau bekerja.. Tapi buka usaha sendiri, ibu mertua yang pontang – panting sementara bapak mertua dirumah (pemalas)
Pendidikan bukan yang utama, hidup lebih banyak menganut, bagaimana nanti, terserah yang diatas dll dll..
Mereka ga malu minjem uang.mereka sudah terbiasa pinjam meminjam uang dan mengembalikan tidak tepat waktu. Mereka meminjam uang seperti meminjam pulpen. Sangat menggampangkan..
Mereka juga suka memanfaatkan orang lain demi kepentingan prIbadi..
Mereka tidak disiplin, tidak ontime.
Dan suami saya (sunda) terlibat hutang, sempat nganggur dan saya meminjam uang di bank demi membayar hutang2nya…
Kelg suami + suami, senang terlihat WAH didepan orang.. Yang penting gaya, yang penting gengsi.
Hal tersebut semua bertolak belakang dengan ajaran yang saya terima sejak kecil.
Setelah saya tinjau lagi
Ayah saya pernah menikah dengan orang sunda. Semua harta diambil alm ibu, ayah saya tidak ter urus.. Rumah berantakan. Kehidupan menyedihkan..
Sepupu2 saya yang menikah dengan lelaki sunda, kerap bermasalah soal hutang dan perempuan.
Dengan tidak mengurangi rasa hormat, saya sepaham bahwa etnis sunda memiliki stigma negatif (tentu ada kelebihannya entah apa..)
Saya mendidik anak saya seperti halnya orang jawa.
Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Saya hanya menceritakan pengalaman
Oct 31, 2012 @ 02:39:52
wah, artikel lama tp masih rame y. padahal saya baru masuk blog ini pertama kali.
skg saya punya pacar org sunda (sy pria jawa)
tlg share pengalaman lainya buat referensi saya kedepan.
thx sblm ny.
salam.
Oct 31, 2012 @ 11:53:52
saya wanita (jawa) mantan saya sunda, yg saya kenal dia itu baik, suka ngalah, n santun jg, tp kalo lg marah serem,tp cuma sbntar, kurang peka,
dr pihak keluarga saya pun kurang setuju dng hub. kami,,, pihak kel. dy jg gitu, makanya kami memutuskan hubungan, tp dlm hati kami, kami msh sngt saling sayang… tp saya tetep memegang prinsip karaker seseorang itu tergantung pda kepribadian masing2 orng tsb, bukan karena suku, apalagi mitos,, kembalikan semua pda Allah SWT, kalo jodoh tak akan kemana, kalo qta baik insya Allah jodoh kita pun baik, dikasih yg terbaik. Aamiin.
Nov 21, 2012 @ 16:19:52
ANTI SUNDA…..!!!! LIHAT DARI DULU SAMPAI SEKARANG PRESIDEN ORANG JAWA…..NGGA ADA ORANG SUNDA….!!!!!
Nov 24, 2012 @ 06:02:10
woy,,woy… istigfar lw pada.. knp pada jelek”in suku sich..? klo udh jodoh mah gk peduli jawa-sunda,,jawa-medan,,padang dll.. knp sich sgala perbedaan slalu dijadikan suatu masalah.. beda itu utk saling melengkapi..
Dec 01, 2012 @ 08:47:28
Ini pengalaman real saya. Bertunangan dengan orang sunda. Keluarga semua akur. Tapi perempuan sunda yg akan saya nikahi itu malah selingkuh dengan pria lain. Padahal saya memberikan apa yg dia minta. Dan aku bukan orang susah. Serba ada.
Keluarga kami adalah asli depok(lebih ke betawi) di lingkungan kami menikah dengan wanita sunda adalah kesalahan besar. Karenaa semapan apapun anda, setampan apapun anda, sebaik apapun anda,sebesar apapun pengorbanan Anda akan tetap diselingkuhi.
Mungkin pepatah, kalau gak selingkuh bukan sunda namanya. Beberapa contoh keluarga kami yg menikah dgn orang sunda
Dari paman, istrinya selingkuh sama pacar lama, wanita tersebut dibotaki dan dicerai
Dan ada pula pria sunda yg menikah dgn salah satu keluarga kami. Mereka pemalas,mulutnya suka adu domba, genit/suka main perempuan.
Menurut aku itu bentukan budaya. Ibarat negara usa sana SLUT/BITCH.
Saya tidak dendam dengan suku sunda. Tapi yg saya katakan mayoritas wanita sunda memang seperti itu.
Wanita sunda itu glamor,cepat bosen,tidak pandai mengelola keuangan,boros, agak bodoh(faktor ekonomi?/layaknya blonde usa sana)
Namun untuk wanita sunda yg smart(bukan dalam hal menipu pria/memanfaatkan ya) biasanya setia, kekurangannya adalah pemalas/harus di dorong.
Ya setiap suku ada kekurangan kelebihannya. Itu sudah terbentuk dari turun temurun. Dan setidaknya ada 10% yg tidak mengikuti turunan.
Saran saya sebaiknya sebelum menikah dengan wanita sunda anda melakukan perjanjian pranikah. Misal syarat untuk pembagian harta blablabla jika umur menikah lebih dari 11tahun. Karena wanita sunda itu cepet bosenan dan mudah selingkuh.
Sebagai pria menikahi sunda jangan pernah percaya 100%. Dan jgn terlalu mencintai. Apabila sudah 11 tahun terbukti setia baru deh.
Semoga yg mendapat wanita sunda yg baik
Dec 01, 2012 @ 08:57:54
Wanita sunda
Pros:
Cantik, baik dalam baik tutur kata, pandai bersolek.
Cons:
Boros,Selingkuh,Cepet Bosen,Lambat,Ragu”
Untuk pria dari suku manapun
Jangan buang waktu anda/mengharap keajaiban bahwa wanita sunda itu ada yg setia. Karena pengalaman dan cerita berdasarkan fakta itu sudah mewakili. Dulu awalnya aku juga gitu. Masa sih semua wanita sunda gitu.
Jika anda hanya menyukai mereka karena cantiknya saja banyak kok wanita sunda yg menjajakan diri. Di Parung(Jabon), Puncak, Sukabumi, Jakarta.
Menikah untuk ibadah, walau orang sunda kuat dalam dzikir segala macem tetep aja mereka berselingkuh kok. Sholat khusyuk apapun sama aja. Mungkin itulah yg namanya pembentukan budaya generasi.
Jangan buang waktu anda
Dec 17, 2012 @ 20:56:40
sya laki2 jawa, pnya cewe org sunda..
Sring bgt brantem, pdhal sya selalu mgalah.. Tp si cewe ga mau ngerti, sdkit2 d’permasalahkan..
Jadi ragu nih..
Dec 21, 2012 @ 05:00:57
saya dibesarkan dlm budaya jawa kental (solo), 11 tahun saya menikahi wanita sunda (saya tidak bohong, demi tuhan), pernikahan terasa berat serta penuh konflik terutama ketika berinteraksi dengan famili sunda, dr sejak awal acara pernikahan.. kesabaran orang solo kali ini benar2 diuji… saya melalui istiqaroh panjang… untuk memutuskan dengan sehati2 mungkin… dalam waktu dekat ini mungkin pernikahan ini akan saya akhiri… semoga membawa kebaikan.. bagi yg mau menikah pikirkan dulu…
Dec 27, 2012 @ 11:11:57
viking,bonek vs the jack, arema
hancurkan mitos…sesat
orang tua yang anti pernikahan campuran… hitler dengan ujud lain
aneka ragam menghasilkan keturunan yang bagus dan cerdas…
Dec 29, 2012 @ 22:45:21
GW MALAH GK TAHAN KALAU LIAT CEWEK SUNDA. JD PNGN CPT NIKAH.. KRN CAKEP CAKEP SPT BLASTERNA CINA INDONESIA.
Dec 29, 2012 @ 22:49:45
saya dari purwokerto. saudara, kerabat, tetangga dan teman2 saya bnyk yg nikah dg org sunda.. ada yg dari bdg, cianjur, tasik dll jarang ada masalah. biasa biasa saja. saya juga pngn nikah dg org sunda tp saya ditolak terus. tdk becus nyari jodoh, saat merantau ke bdg.
Dec 29, 2012 @ 22:55:00
kalau menurut pengalaman saya.. org sunda yg cowok jahat jahat, suka mabok, maksiat, nipu dll tp yg cewek agak baik, rajin ibadah dll. tp cewek sunda bnyk yg matre.
Jan 04, 2013 @ 19:56:15
pengalaman gw merantau di bdg, kalau gw ngejar mojang sunda, keluarga nya baik kpd gw. tp biasa nya cewek nya nolak gw krn dia mencintai cowok lain.
Jan 20, 2013 @ 00:20:06
ampun dah org sunda salah apa sama orang jawa?? Sya org minang, diminang, ternyata jawa pernah nyerang kerajaan minang juga yaitu Pagaruyung,, tapi jawa kalah karena adu kabau, awak juga anti sama orang jawa, org yg merantau dari jawa ko pada item ya.? Dekil tapi ampun gayanya sok cakep, udah gapunya duit sok kedokter kalo sakit, disini jawa dipandang sebelah mata. Karena sifatnya licik, baik kalo ada maunya, beda dgn sunda. Dari tekstur wajah Orang Sunda lebih mirip orang Minang lebih cakep putih, mungkin menurut saya “Cewek jawa kan item terus nikah sama cowok sunda yg notabene ganteng putih, orangtua jawa takut anaknya diremehkan karena jelek (kata lain tidak pede) dan sisuami dari sunda merasa ganteng cari istri lagi yg cntik karena streotipe cowok sunda playboy,matre dan negatif lainnya dimata jawa” ini realita.
Mar 18, 2013 @ 12:55:16
hadew….sudah dong….yang sunda yang merasa cakep,y silahkan,…yang jawa yang merasa juga cakep,ato merasa pinter y silahkan,yang suku lain yang merasa kayak gitu juga y silahkan.menghargai apa salahnya sih?
Jan 20, 2013 @ 00:56:31
menurut survey iseng2, dari teman2 saya Orang Minang lebih prefer ke Sunda dibanding Jawa, bukan maksud Rasis. Karena minang menganggap orang Sunda itu selain cakep-cakep, kuat islamnya, dan lebih berpendidikan ! Karena tradisi minang lihat jodoh itu dari rupa,agama,dan dunianya..! Liat dibandung bnyk Universitas terbaik elit, semisal ITB,IPB,UNPAD dll, Org Jawa yg katanya presiden lulusan universitas dari Sunda, seperti SBY, SOEKARNO. Msh bnyk lai nak,, cewek sunda mau nikah sama cowok jawa? Ngimpi x, cwek sunda lebih milih cowok minang, cowok jawa bisanya kuli, ngamen, jadi tkg bkso juga maen dukun biar laris. bda ma org minang yg jdi pengusaha, cowok sunda bnyk yg jadi pegawai kantoran karena gengsi jadi kuli. Ini fakta, dan Cewek sunda cocoknya sama cowok minang, cewek minang cocoknya sama cowok sunda, ! Karena sama-sama cakep. Biasa aja selama dibdg ga segitu buruaknyo urang sunda yg kalian kecek
May 14, 2013 @ 15:08:15
Suku sunda:murahan krn keturunan anjing(menurut sejarah gunung tangkuban prahu)
suku minang:simbol anak durhaka(malin kundang)
tapi yg gw salut dari minang adl masakan sapesial “cirik Berandang” (rendang tahi) wekx.
Jan 20, 2013 @ 18:31:50
ekh, jawa ndeso, kalian tuh yg suka adu dombba, q sbgi org sunda merasa terhina, sok paling baik kalian.. Udah pada diakui ko dalam majalah wanita, cewek sunda bnyk diidamkan suku lain.. Kalian jgn sirik ya, aku ga pernah sirik sama jawa, ga nyadar diri bgtt padahal org lebih seabrek keburukannya,, liat gang sadoli? Situbondo? Itu jadi bisnis pelacur trbsar diasiateng, cewek sunda matre?semua cewek matre kali, artis dari jawa keliatan kampungan terus atittudenya kurang sopan, kayak tiga macan, trio macan, katro bgt , trus suka nntn berita ga? Ko rata-rata kriminal terjadi didaerah jawa?? Daerah sunda paling beritanya kawasan wisata terus,, jarang kriminal ! Komenan diatas yg hina sundda,, kaya d dramatisir, semoga ratingnya bgus ya !! Ngaca diri dulu dong, trus 1 lg tmen skolahku pindahan jombang, dia “Aku pengen punya pacar org sunda biar bisa memperbaiki keturunan” itu dari mulut jawa lho . Lol
Jan 22, 2013 @ 10:21:11
Tes
Jan 22, 2013 @ 10:26:07
Kalau memang gadis Sunda cantik, kenapa artis Sunda kalah ?
200 orang artis wanita terpopuler Indonesia :
78 orang etnis Jawa,
32 orang etnis Sunda,
16 orang etnis Minang,
15 orang etnis Tionghoa,
13 orang etnis Melayu,
12 orang etnis Manado,
11 orang etnis Sulawesi,
10 orang etnis Batak,
13 orang etnis Aceh-Betawi-Kalimantan.
1.000 orang kaya top Indonesia diatas Rp. 10 Miliar (pengusaha, pejabat, artis, pengacara):
380 orang etnis Jawa,
160 orang etnis Tionghoa,
80 orang etnis Minang,
60 orang etnis Sunda,
50 orang etnis Bugis-Makassar,
40 orang etnis Melayu,
40 orang etnis Batak,
40 orang etnis Banten-Betawi-Arab-India,
35 orang etnis Sulawesi,
35 orang etnis Aceh-Lampung-Kalimantan,
30 orang etnis Bali,
30 orang etnis Madura-NTB-NTT-Maluku,
20 orang etnis Eropa.
Data 10 Juta mobil di Indonesia:
30% Jateng-DIY-Jatim,
25% Jakarta,
16% Jabar-Banten,
16% Sumatera,
5% Sulawesi,
5% Kalimantan,
8% Bali-NTB-NTT.
Ekonomi Indonesia :
24% Jateng-DIY-Jatim,
23% Sumatera,
18% Jabar-Banten,
16% Jakarta,
10% Kalimantan,
9% Bali-NTB-NTT-Sulawesi-Maluku-Papua.
Bila orang Sunda/Minang tampan cantik ? kenapa Sule Sunda kulitnya hitam jelek ? Kiwil Minang kulitnya hitam jelek ?
Jan 22, 2013 @ 10:28:00
• Artis etnis Jawa 82 : Diana Pungky, Renata Kusmanto (Ponds-Vaseline), Dian Sastrowardoyo (Loreal), Carissa Putri (Eropa-Jawa), Luna Maya, Girindra Kara, Ashanty, Wulan Guritno, Inneke Koesherawati, Tiara Lestari, Dhini Aminarti, Diah Permatasari, Deasy Bouman, Cynthiara Alona, Kirana Larasati, Ririn Dwi Ariyanti, Anneke Jodi, Ratna Galih, Velove Vexia, Alyssa Soebandono, Five Vi, Lia Ananta, Shinta Bachir, Sheila Marcia, Nabila Putri, Sara Wijayanto, Jessica Mila, Aulia Sarah, Paula Verhoeven, Ine Febriyanti, Alexandra Gottardo, Asty Ananta, Tyas Mirasih, Kinaryosih, Ardina Rasti, Aryani Fitriana, Sissy Priscillia, Cindy Fatika Sari, Astrid S, Widy Vierra, Nova Rini, Dewi Noor Kumalasari, Endhita W, Della Puspita, Ratna Listy, Krisdayanti, Kristina, Indah Dewi Pertiwi, Ayu Dewi, Maia Estianti, Rheina Maryana, Dewi Persik, Anggun C. Sasmi, Nina Warna, Prita Laura, Rebecca Reijman, Indah Kirana, Tia AFI, Venna Melinda, Maya Septha, Yuni Shara, Mayangsari, Gracia Indri, Rini Wulandari, Citra Skolastika, Angelica Faustina, Novita Angie, Nana-Naysila Mirdad, Enno Lerian, Vicky Shu, Millane Fernandez, Sigi Wimala, Tasya Kamila, Eddies Adelia, Dian Khrisna, Dhea Ananda, Indah Indriana, Vonny Kristianda, Indah Ayu Putri, Auxilia Laksmi. Putri Indonesia : 2004 Artika Sari Devi, 2005 Nadine Chandrawinata, 2006 Agni Pratistha, 2007 Putri Raemawasti, 2010 Nadine Alexandra, 2011 Maria Selena.
• Artis etnis Jawa asli seperti Renata Kusmanto-Sara Wijayanto-Dian Sastrowardoyo-Ririn Dwi Ariyanti-Five Vi-Diana Pungky-Ratna Galih-Anneke Jodi-Indah Indriana-Dewi Noor Kumalasari-Nabila Putri-Girindra Kara-Agni Pratistha-Aryani Fitriana fisiknya mirip artis etnis Jawa-Eropa seperti Carissa Putri-Luna Maya-Wulan Guritno-Nadine Chandrawinata-Deasy Bouman. Fisik orang AS-Eropa asli seperti Kanselir Jerman Angela Merkel malah jauh berbeda. Ada politisi etnis Jawa asli Novita Wijayanti (DPRD Jateng, hartanya Rp. 17 Miliar) mirip Nadine Chandrawinata. Ada dokter RSUD etnis Jawa asli di Jateng mirip Carissa Putri.
• Statistik artis Indonesia : 38% etnis Jawa, 20% etnis Sunda-Banten-Betawi, 20% etnis Sumatera, 5% etnis WNI Tionghoa, 5% etnis Arab-India, 12% etnis lain.
Jan 22, 2013 @ 10:33:09
Fakultas kedokteran Indonesia : Jateng-DIY-Jatim 17, Jakarta 10, Sulawesi 7, Jabar-Banten 6, Sumut 6, Aceh-Riau-Batam 6, Kalimantan 3, Jambi-Bengkulu 2, Sumbar 2, Sumsel 2, Indonesia Timur 7.
Universitas terbaik Indonesia : Jateng-DIY 7, Jatim 6, Jakarta 4, Jabar 4, Sumatera 2, Kalimantan 1, Sulawesi 1.
Ilmuwan etnis Jawa (18) : Prof. Khoirul Anwar (ilmuwan 2 paten koneksi telepon 4G OFDM NAIST Jepang), Irawan Satriotomo (ilmuwan neurosains University Wisconsin AS), Harry Sutjahyo (ahli erosi University Louisiana AS), Adi Rahman Adiwoso (penemu telepon satelit), Warsito Taruno (penemu ECVT 4D NASA dan alat terapi kanker), Yudi Kurniawan (petani Ashitaba obat kanker Rp. 1 Miliar, melatih petani Fiji-Gambia), Bambang Sutiman (pencipta filter rokok sehat), Ratno Nuryadi (penemu Nanoscope), Ali Zum Mashar (penemu pupuk mikroba penyubur tanah di Arab Saudi-China, 4 paten WIPO), Yudi Utomo (penemu kontainer limbah nuklir dan ekspor isotop), Andrias Wji Setio (penemu reaktor biogas), M. Arief Budiman (ilmuwan genetika Orion Genomics AS), Prof. Eko Supriyanto (Dekan UTM Malaysia 14 hak paten biomedis), Lindarti Purwaningsih (ilmuwan Max Planck Jerman), Bambang Widiatmoko (ilmuwan laser OFCG Jepang, 30 hak paten), Fajar Budiprasetyo (pencipta game di Facebook), JT. Sri Sumantyo (penemu radar satelit di 118 negara), Haryo Sumowidagdo (ilmuwan CERN Swiss).
Orang Jawa kaya :
Wiwoho Basuki (Indika Energy, hartanya Rp. 6 Triliun), Siswono Yudohusodo (Bangun Cipta Sarana, hartanya Rp. 1,8 Triliun), Prabowo Subianto (PT. Kiani, hartanya Rp. 1,7 Triliun), Sukamdani Sahid (Hotel Sahid), Heppy Trenggono (CEO United Balimuda, asetnya Rp. 7 Triliun), Muhammad Najikh (CEO PT. Mina Kelola Laut, omset Rp. 900 Miliar per tahun), Muhadi Setiabudi (pemilik Mall Dedy Jaya Brebes-PO. Dedy Jaya, 2.500 orang pegawai), Gita Wirjawan (Menperdag, Ancora, hartanya Rp. 403 Miliar), Megawati Soekarnoputri (hartanya Rp. 250 Miliar), Mooryati Sudibyo (pemilik PT. Mustika Ratu), Karsiman Hady (pemilik Balikpapan Garden, hartanya Rp. 100 Miliar), Haeny Relawati (mantan Bupati Tuban, hartanya Rp. 83 Miliar), Pujiono Dwi Cahyono (Cabup Semarang 2005, hartanya Rp. 70 Miliar), Sadeni Hendarman (Cabup Magetan, hartanya Rp. 100 Miliar), Emilia Contessa (Cabup Banyuwangi, hartanya Rp. 80 Miliar), Rina Iriani (Bupati Karanganyar, hartanya Rp. 55 Miliar), Buyar Winarso (Bupati Kebumen, hartanya Rp. 34 Miliar), Widyanto (pemilik Bakso Lapangan Tembak Senayan, 65 cabang), Haryanto (pemilik PO. Haryanto), Danar Rahmanto (Bupati Wonogiri, hartanya Rp. 23 Miliar), Y. Soeroso (pemilik PO. Rosalia Indah), Suryo B. Sulisto (Preskom PT. Bumi Resources, ketua KADIN), Eko Budiwiyono (Dirut Bank DKI), Agung Adiprasetya (CEO Kompas), Dwi Soetjipto (Dirut PT. Semen Gresik), Martiono Hadianto (Presdir PT. Newmont Pacific), Sigit Pramono (Komisaris BCA, mantan Dirut BII-BNI), Gatot Suwondo (Dirut BNI), Rini M. Sumarno (mantan Presdir PT. Astra, hartanya Rp. 48 Miliar), Sunardi (Dirut PT. Bisi International, hartanya Rp. 43 Miliar), Ito Warsito (Dirut Bursa Efek Indonesia).
Artis Jawa kulit putih MEMBUAT SUNDA berimajinasi Sunda itu putih dan tidak mendukung orang Sunda hitam jelek seperti Sule dan Ahmad Heryawan (Gubernur Jabar)
Jan 22, 2013 @ 20:17:28
hahahaha, sudah jelas wong jowo ngaku sendiri.. Teman sy blg dari jawa punya motto “kita memang jelek tapi syukuri anugrah dari Tuhan” trs ada lg kata dia “Org sunda lebih rupawan dari kita(jawa). Ini asli tmn sy sndri yg bilang,, stereotipe untk jawa dari pandangan suku lain ,emang berwajah bulat kulit hitam . Tidak bisa terbantahkan.. Kaya budi anduk. Tukul arwana. Gile bandingin sama artis iyalah figur publik pasti harus menarik, entah itu jawa sunda atau minang. Tapi kebanyakan msyrkt umumnya bkn artis. Gkgkgk ketawa saya bca komen diatas
Jan 22, 2013 @ 20:37:42
org hitam sunda, tidak seperti hitam orang jawa ! Hitam sunda lebih ke coklat lihat sule kulitnya hitam tapi bercahaya ga kaya budi anduk wkwkwk . Secara geografis disurabaya mesti mandi 4x, panasnya minta ampun, lagian yg cantik dijawa etnis china semua. Jadi Ingat gua waktu kuliah kos dijakarta, gua mau mandi tapi nunggu giliran sambil maen hp dpn pintu kamar mandi, padahal gua blm mandi tapi kata bu kos , kalo udah mandi langsung ganti bajunya.. Tiba-tiba yang didalam kmr mandi keluar yang ternyata tmen gua orang sragen, eh ibu kos bilang gini Kamu tadi ngapain aja dikamar mandi? Ko mash kucel begitu gkgkgkgkgk.
Jan 22, 2013 @ 20:54:19
YG JADI PRESIDEN ORANG JAWA? kenapa, karena penduduk indonesia hampir separuhnya org jawa,, ia lah yg dapat pasti org jawa wong yg milihnya bnyk org jawa, katanya banyak pahlawan suku jawa, alaah itu hanya buatan suku jawa yang merasa sukunya paling hebat, kita ambil cntoh Katanya R.A Kartini pahlawan wanita, yang saya tanya dimana letak pahlawan emansipasinya?? Ko suaminya penjajah orang belanda dan rela masuk kristen, yg pantas ia disebut pengkhianat ! Tidak seperti Cut Nyak Dien. Dia benar wanita berhati pejuang menggempur para penjajah belanda,, jadi siapakah yg suka mendominasi? Ditempat kerja gua ada org jawa, dia pandai cari muka kalo didepan bos so ingin diandalkan, giliran ga ada bos dia seenaknya sendiri
Jan 22, 2013 @ 23:56:14
Kenapa ya Orang tua Jawa, mereka melarang anaknya untuk menikah dengan Etnis Minang dan Sunda? Apa karana kekalahan nenek moyang jawa kerajaan Majapahit ketika menjajah kerajaan minang? Atau malu ketika telah meluluhlantahkan sunda yang notabene pendiri kerajaan Majapahit juga?.. Coba Presiden orang pasti Indonesia aman tentram, karena sistem pemerintahan kerajaan Sunda dulu terkenal Negara damai, rajanya yang adil, tidak haus kekuasaan, Menjaga hubungan baik dengan kerajaan luar,, cenderung lebih memikirkan rakyat ketimbang memperluas kekuasaan . Dan yang penting rasa harga diri atau nasionalisnya tinggi, saat diserang Mahapatih Gadjah mada karena merasa ditipu ia rela mati untuk memperjuangkan nama kerajaannya walaopun dgn pasukan yg sdikit yang berakhir kandas. Itulah sebenarnya Pemimpin, bukan licik seperti Majapahit, pantas saja turunannya ga ada yang becus jadi presiden, menang jumlah saja suku jawa itu.
Jan 23, 2013 @ 13:12:42
Itu Budi Anduk keturunan Betawi. Kalau Sunda hitam ada Bolot, Maling Tong Tong dan Sule !!
Jan 23, 2013 @ 22:21:18
, well.. Suku mna yg pling parrah,, suddah diakui ko suku terpopuler diindonesia memang SUNDA .. !! tnang jha buad jawa,, org sunda ga ada yg minat ko sama kaliian.. Teh nindy@ Iyya kattanya kbnykn yg Blasteran Sundda Padang pd gantteng2 dibgor jga, kasian ya sbgian org padang yg nikah sama Jawwa, jadi ancur..
Jan 29, 2013 @ 00:25:06
Aku asli Jawa tepatnya di purwokerto, Dari kecil aku minat sekali dengan yg namanya Sunda, karena penasaran satu pulau ko bisa beda, dan akhirnya aku bisa menikah dengan orang sunda dari Subang, minat saya tak sia-sia bedanya sangat bertolak belakang antara jawa dan sunda, dikawasan sunda selain orangnya yang cakep2 lembut ramah santun kepada pendatang ditambah dgn alam yang subur sejuk, makin nambah minatku dgn sunda. Mungkin orang Sunda terlalu dimanja oleh alam yg indah sehingga males, tapi ga semuanya lho ! Cntohnya suamiku hardwork karena tipikal org yg money oriented .. ! Awalnya sih keluarga ku ga setuju, karena kejawennya msh melekat . dan akhirnya akupun sepakat untuk hamil duluan, mau ga mau akhirnya keluargaku nerima. Dan sekarang kami langgeng mempunyai 2 anak yg ganteng2 lucu..! yg pertama watak jawa pemalu tetapi cerdik eh fisiknya lebih kesunda ganteng putih kuning gitu. Dn yg kedua supel gampang akrab watak sunda, tapi fisik jawa coklat2 gitu. Tapi ga kalah ganteng ko dari kakaknya
Jan 29, 2013 @ 00:46:37
jadi menurut aku, hanya sekedar mengetahui boleh. Apalagi sejarah nenek moyang kita terdahulu. Tapi jangan terintimidasi oleh sejarah tersebut ! sebagai tambahan memang benar juga cewek sunda pandai bersolek, kinclong-kinclong tapi ga pada matre, memang ada sih sebagian temen dulu waktu kuliah yang memanfaatkan dompet cowoknya dengan kecantikannya .. tapi itu kan ga hanya disunda , disetiap daerah itu juga ada, dan cakep itu relatif sesuai daerah, Aceh yang cakepnya lebih mirip india portugis, Minang yang cakepnya berkulit putih hidung mancung seperti orang arab, Sunda yang cakepnya berkulit kuning langsat dan paras yang teduh adem. Begitupun Jawa yang cakepnya berkulit coklat exotis dan paras yang khas.. Itulah INDONESIA. saya rasa . Matre,jahat,buruk,baik,egois,jujur,bohong,keras,lembut,sombong dsb, Itu milik semua insan manusia, cuman kadarnya yg mereka aplikasikan berbeda..
Jan 29, 2013 @ 09:51:25
lmuwan etnis Jawa (18) : Prof. Khoirul Anwar (ilmuwan 2 paten koneksi telepon 4G OFDM NAIST Jepang), Irawan Satriotomo (ilmuwan neurosains University Wisconsin AS), Harry Sutjahyo (ahli erosi University Louisiana AS), Adi Rahman Adiwoso (penemu telepon satelit), Warsito Taruno (penemu ECVT 4D NASA dan alat terapi kanker), Yudi Kurniawan (petani Ashitaba obat kanker Rp. 1 Miliar, melatih petani Fiji-Gambia), Bambang Sutiman (pencipta filter rokok sehat), Ratno Nuryadi (penemu Nanoscope), Ali Zum Mashar (penemu pupuk mikroba penyubur tanah di Arab Saudi-China, 4 paten WIPO), Yudi Utomo (penemu kontainer limbah nuklir dan ekspor isotop), Andrias Wji Setio (penemu reaktor biogas), M. Arief Budiman (ilmuwan genetika Orion Genomics AS), Prof. Eko Supriyanto (Dekan UTM Malaysia 14 hak paten biomedis), Lindarti Purwaningsih (ilmuwan Max Planck Jerman), Bambang Widiatmoko (ilmuwan laser OFCG Jepang, 30 hak paten), Fajar Budiprasetyo (pencipta game di Facebook), JT. Sri Sumantyo (penemu radar satelit di 118 negara), Haryo Sumowidagdo (ilmuwan CERN Swiss).
Orang Jawa kaya :
Wiwoho Basuki (Indika Energy, hartanya Rp. 6 Triliun), Siswono Yudohusodo (Bangun Cipta Sarana, hartanya Rp. 1,8 Triliun), Prabowo Subianto (PT. Kiani, hartanya Rp. 1,7 Triliun), Sukamdani Sahid (Hotel Sahid), Heppy Trenggono (CEO United Balimuda, asetnya Rp. 7 Triliun), Muhammad Najikh (CEO PT. Mina Kelola Laut, omset Rp. 900 Miliar per tahun), Muhadi Setiabudi (pemilik Mall Dedy Jaya Brebes-PO. Dedy Jaya, 2.500 orang pegawai), Gita Wirjawan (Menperdag, Ancora, hartanya Rp. 403 Miliar), Megawati Soekarnoputri (hartanya Rp. 250 Miliar), Mooryati Sudibyo (pemilik PT. Mustika Ratu), Karsiman Hady (pemilik Balikpapan Garden, hartanya Rp. 100 Miliar), Haeny Relawati (mantan Bupati Tuban, hartanya Rp. 83 Miliar), Pujiono Dwi Cahyono (Cabup Semarang 2005, hartanya Rp. 70 Miliar), Sadeni Hendarman (Cabup Magetan, hartanya Rp. 100 Miliar), Emilia Contessa (Cabup Banyuwangi, hartanya Rp. 80 Miliar), Rina Iriani (Bupati Karanganyar, hartanya Rp. 55 Miliar), Buyar Winarso (Bupati Kebumen, hartanya Rp. 34 Miliar), Widyanto (pemilik Bakso Lapangan Tembak Senayan, 65 cabang), Haryanto (pemilik PO. Haryanto), Danar Rahmanto (Bupati Wonogiri, hartanya Rp. 23 Miliar), Y. Soeroso (pemilik PO. Rosalia Indah), Suryo B. Sulisto (Preskom PT. Bumi Resources, ketua KADIN), Eko Budiwiyono (Dirut Bank DKI), Agung Adiprasetya (CEO Kompas), Dwi Soetjipto (Dirut PT. Semen Gresik), Martiono Hadianto (Presdir PT. Newmont Pacific), Sigit Pramono (Komisaris BCA, mantan Dirut BII-BNI), Gatot Suwondo (Dirut BNI), Rini M. Sumarno (mantan Presdir PT. Astra, hartanya Rp. 48 Miliar), Sunardi (Dirut PT. Bisi International, hartanya Rp. 43 Miliar), Ito Warsito (Dirut Bursa Efek Indonesia).
Artis Jawa kulit putih MEMBUAT SUNDA berimajinasi Sunda itu putih dan tidak mendukung orang Sunda hitam jelek seperti Sule dan Ahmad Heryawan (Gubernur Jabar)
Jan 29, 2013 @ 09:47:57
Sunda kulit putih itu mitos. Mayoritas Sunda itu hitam jelek seperti Sule, minoritas Sunda kulit putih tapi sipit pesek. Artis kulit putih itu mayoritas Jawa bukan Sunda. Kalau Sunda jarang jadi pengusaha, ilmuwan atau pejabat. Sehingga Sunda berlindung dengan artis Jawa kulit putih diklaim sebagai Sunda.
Jan 29, 2013 @ 09:48:59
Ini artis Jawa yang hancurkan mitos Sunda cantik
Artis etnis Jawa 82 : Diana Pungky, Renata Kusmanto (Ponds-Vaseline), Dian Sastrowardoyo (Loreal), Carissa Putri (Eropa-Jawa), Luna Maya, Girindra Kara, Ashanty, Wulan Guritno, Inneke Koesherawati, Tiara Lestari, Dhini Aminarti, Diah Permatasari, Deasy Bouman, Cynthiara Alona, Kirana Larasati, Ririn Dwi Ariyanti, Anneke Jodi, Ratna Galih, Velove Vexia, Alyssa Soebandono, Five Vi, Lia Ananta, Shinta Bachir, Sheila Marcia, Nabila Putri, Sara Wijayanto, Jessica Mila, Aulia Sarah, Paula Verhoeven, Ine Febriyanti, Alexandra Gottardo, Asty Ananta, Tyas Mirasih, Kinaryosih, Ardina Rasti, Aryani Fitriana, Sissy Priscillia, Cindy Fatika Sari, Astrid S, Widy Vierra, Nova Rini, Dewi Noor Kumalasari, Endhita W, Della Puspita, Ratna Listy, Krisdayanti, Kristina, Indah Dewi Pertiwi, Ayu Dewi, Maia Estianti, Rheina Maryana, Dewi Persik, Anggun C. Sasmi, Nina Warna, Prita Laura, Rebecca Reijman, Indah Kirana, Tia AFI, Venna Melinda, Maya Septha, Yuni Shara, Mayangsari, Gracia Indri, Rini Wulandari, Citra Skolastika, Angelica Faustina, Novita Angie, Nana-Naysila Mirdad, Enno Lerian, Vicky Shu, Millane Fernandez, Sigi Wimala, Tasya Kamila, Eddies Adelia, Dian Khrisna, Dhea Ananda, Indah Indriana, Vonny Kristianda, Indah Ayu Putri, Auxilia Laksmi. Putri Indonesia : 2004 Artika Sari Devi, 2005 Nadine Chandrawinata, 2006 Agni Pratistha, 2007 Putri Raemawasti, 2010 Nadine Alexandra, 2011 Maria Selena.
• Artis etnis Jawa asli seperti Renata Kusmanto-Sara Wijayanto-Dian Sastrowardoyo-Ririn Dwi Ariyanti-Five Vi-Diana Pungky-Ratna Galih-Anneke Jodi-Indah Indriana-Dewi Noor Kumalasari-Nabila Putri-Girindra Kara-Agni Pratistha-Aryani Fitriana fisiknya mirip artis etnis Jawa-Eropa seperti Carissa Putri-Luna Maya-Wulan Guritno-Nadine Chandrawinata-Deasy Bouman. Fisik orang AS-Eropa asli seperti Kanselir Jerman Angela Merkel malah jauh berbeda. Ada politisi etnis Jawa asli Novita Wijayanti (DPRD Jateng, hartanya Rp. 17 Miliar) mirip Nadine Chandrawinata. Ada dokter RSUD etnis Jawa asli di Jateng mirip Carissa Putri.
• Statistik artis Indonesia : 38% etnis Jawa, 20% etnis Sunda-Banten-Betawi, 20% etnis Sumatera, 5% etnis WNI Tionghoa, 5% etnis Arab-India, 12% etnis lain.
Jan 29, 2013 @ 18:35:42
xixixi maksa bgt tuh mba keti,,, ahmad heryawan putih kali, wkwkwk. Tapi liat ga anaknya sule ganteng loh,, ! Pembelaan yang maksa . Keliatan Ga pernah maen ke tanah priangan nih keknya,, padahal anak sule blood nya sama-sama sunda, anaknya tukul mana? Yang cntik juga karna ibunya org padang..
Jan 30, 2013 @ 10:17:46
Coba cek di google : Ahmad Heryawan kulitnya hitam jelek. Jangan lihat posternya karena itu si Ahmad Heryawan pake pemutihan kulit. Anak Sule jelek pesek sama kayak bapaknya.
Sunda identik putih cantik karena Sunda mengaku artis Jawa kulit putih sebagai Sunda. Karena Sunda gagal di bidang ekonomi, politik dan iptek. Sunda pengecut berlindung dibalik artis Jawa kulit putih.
Itu lihat suporter Persib Bandung mayoritas Sunda hitam jelek. Sunda kulit putih sipit pesek jelek kalah jadi artis-model.
Artis Jawa asli tampan :
Andhika Pratama, Anjasmara, Tora Sudiro, Tyo Nugros, Hengky Kurniawan, Rezky Aditya, Gading Marten, Rio Dewanto, Romy Rafael, Ario Bayu, Aldi Bragi, Adjie Pangestu, Rizky Hanggono, Dwi Sasono, Lucky Perdana, Demian Aditya, Dion Idol, Andra, Agus Kuncoro, Arief Suditomo, Paundrakarna, Rico Karindra, Banyu Biru, Pandji Pragiwaksono, Tio Pakusadewo, Donny Damara, Mandala Shoji.
Artis Jawa-Eropa/Arab tampan :
Nicholas Saputra, Darius Sinathrya,Christian Sugiono, Richard Kevin, Ari Wibowo,Gary Iskak, Nino Fernandez, Fahri Albar, Rijal Djibran.
Sunda ?
Jan 30, 2013 @ 10:23:14
Politisi etnis Jawa tercantik Novita Wijayanti (DPRD Jateng, hartanya Rp. 17 Miliar) lebih CANTIK dan lebih KAYA daripada poltisi etnis Sunda artis Rieke Diah Pitaloka (Cagub Jabar, hartanya cuma Rp. 2,7 Miliar).
Politisi etnis Jawa cantik lain Dewi Aryani (DPR RI), politisi etnis Jawa tampan Ganjar Pranowo (DPR RI), Ali Masykur Musa (BPK), Hanafi Rais (PAN), Anas Urbaningrum (Ketua Umum Demokrat), Gita Wirjawan (Menperdag, hartanya Rp. 403 Miliar).
Yang penting bukan ketampanan-kecantikan tetapi ILMU. Sunda itu lemah ILMU, makanya mereka berlindung di balik artis Jawa.
Di AS-Eropa sedang tren pencokelat kulit di salon (ini Sunda kampungan tidak tahu sehingga mengaku putih).
Feb 03, 2013 @ 01:11:28
ko artikel komenan nya kaya buatan orang jawa yang benci sama sunda?? Kelihatannya macam deskriminasi. Saya maklum, Jawa kan merasa sukunya paling hebat(tak nyadar diri), tau tidak siapa yang mendirikan pemerintahan darurat, saat soekarno diboikot belanda? Itu orang sunda,,kenapa orang sunda tidak terlihat dibidang politik? Karena budaya sunda itu menyatu dgn Alam atau ngahuma, Pasokan air untk pembangunan dari mana? Tatar sunda yang terbanyak menyumbang, Sayuran, Padi, dan tanaman lainnya? Dari mana yang kualitasnya unggul? Dari kota-kota jawabarat, Artis saya rasa yang populer nya dari sunda, jarang yang artis jawa terkenal,, kalo masalah fisik tak perlu dibantah, bda jauh dibanding dengan jawa bndingkan sja sendiri ! yang cakep org jawa kebanyakn etnis campuran, seperti china, arab, eropa jawa asli kulit gelap dikotanya juga jarang yg ckep apalagi dikampungnya, Kulit sunda bukan putih tapi kuning, Standar ckep org indonesia, Kulit putih, bukan coklat lagian indonesia tak meniru amerika, tapi eropa.
Feb 03, 2013 @ 01:50:14
Artis jawa yang katanya banyak ko jarang terkenal tidak familliar dikuping publik,sunda pribumi seperti Kiki farel, Mandala shoji, adly fairuz, Primus yustisio, indra brugman berani adu dengan Jawa blasteran, coba bandingkan tampan mana? Itu masih pribumi belum banyak lagi,, Artis sunda rata-rata terkenal seperti Dara the virgin, Tamara b, Rianti cartwrgh, Meriam bellina, Laudya c bella, Citra kirana, Mulan J, Donita, Syahrini, fani febriana, Asmirandah, mieke amalia,Nia ramadhani, Deasy Ratnasari, Niki astria, Melly goeslow, Farah quin,Rina nose, ini sebagian kecil saja yang paling banyak dikenali masyarakat. belum lagi yang melegenda, Suzzana, nike ardilla, Rhoma irama, elvi sukaesih, evi tamala, emang banyak artis dari jawa karena udah hukum alam, penduduknya bnyk, bnyk pula brbgai aspek khidupan. Tapi tak bisa dibantah, artis dari sunda lah yang berkualitas. Maka dari itu sunda identik dgn pemasok artis.. Ini tidak Copas ya, yg dirancang sebelumnya.
Feb 04, 2013 @ 10:34:49
Sunda itu lemah di bidang politik, ekonomi dan iptek. Maka Sunda berlindung di balik artis Jawa kulit putih dengan menyatakan Sunda putih. Padahal mayoritas Sunda itu hitam jelek seperti Sule, suporter Persib Bandung, Bolot dll.
Mandala Shoji itu Jawa asli bukan Sunda.
Primus Yustisio-Indra Brugman itu keturunan Arab/Eropa bukan Sunda asli. Tamara Bleyzinski-Rianti Cartwright itu keturunan Eropa bukan Sunda asli. Asmirandah keturunan Betawi-Eropa. Laudya C Bella keturunan Minang.
Citra Kiranan keturunan Batak-Eropa. Nia Ramadhani keturunan Arab.
Farah Quinn kulit hitam manis keturunan Melayu, Melly Goeslaw itu jelek.
Inilah BUKTI KEBODOHAN SUNDA mengaku ngaku artis dari Eropa hahahaha
Artis etnis Jawa asli bukan keturunan suku apapun : Diana Pungky, Renata Kusmanto (Ponds-Vaseline), Dian Sastrowardoyo (Loreal), Ashanty, Dhini Aminarti, Girindra Kara, Tiara Lestari, Diah Permatasari, Kirana Larasati, Ririn Dwi Ariyanti, Anneke Jodi, Ratna Galih, Five Vi, Lia Ananta, Shinta Bachir, Nabila Putri, Sara Wijayanto, Ine Febriyanti, Asty Ananta, Kinaryosih, Ardina Rasti, Aryani Fitriana, Sissy Priscillia, Cindy Fatika Sari, Astrid S, Widy Vierra, Nova Rini, Dewi Noor Kumalasari, Endhita W, Della Puspita, Ratna Listy, Krisdayanti, Kristina, Ayu Dewi, Maia Estianti, Dewi Persik, Anggun C. Sasmi, Nina Warna, Prita Laura, Indah Kirana, Tia AFI, Venna Melinda, Maya Septha, Yuni Shara, Mayangsari, Gracia Indri, Rini Wulandari, Citra Skolastika, Enno Lerian, Vicky Shu, Millane Fernandez, Sigi Wimala, Tasya Kamila, Dian Khrisna, Dhea Ananda, Indah Indriana, Vonny Kristianda, Indah Ayu Putri, Auxilia Laksmi. Putri Indonesia : 2004 Artika Sari Devi, 2006 Agni Pratistha, 2007 Putri Raemawasti, 2011 Maria Selena.
Artis etnis Jawa-Eropa : Carissa Putri (Eropa-Jawa), Luna Maya, Wulan Guritno, Inneke Koesherawati, Deasy Bouman, Sheila Marcia, Nabila Putri, Jessica Mila, Paula Verhoeven, Alexandra Gottardo, Tyas Mirasih, Rebecca Reijman, Angelica Faustina. Putri Indonesia :2005 Nadine Chandrawinata, 2010 Nadine Alexandra.
Ayo tanding mana Sunda asli ??
Feb 17, 2013 @ 01:27:37
SUBHANALLAH…
smoga tuhan tidk mmbenci kalian yg mnjelekkn sesama sodara biarpun beda suka….
PERBEDAAN ITU INDAH..
saya wanita asli sunda yg menikah dgn pria asli jawa…awalny memng bnyak prtntangn..terutma dr kelrg laki2,, saya d bilang cwe matre..tp keyakinan suami saya menguatkn saya…saya menikh dngn uang suami yg seadany…lagipula apa yg mw saya matrein…? kelrga laki2 dr kelrg tdk mampu..tp kelrg saya yg asli sunda tdk mmandg itu smua..malh kluarg saya yg mmbri keungn lbih untuk mngdakn pesta pernikhn…
stelah saya mnikh saya lpas dr kluarga saya…yg sbelumny saya bsa mndaptkn apa yg sya mau..skrg hrus bljar mnerima keadaan krn saya sudh mnikh…saya akui saya bnyk nuntut suami untk hidup lbh baex…akhirny suami saya dgn watak jawa yg tekun dan ulet..bisa bangkit..dan akhirny mndapatkn posisi trbaek d kntor…shingga saya d suruh brhenti bkerja dan mnjga ank d rumh…setidkny kami sdah membuktkn klo mitos perceraian tdk akn msuk kdlm rmh tangga kami..kami hidup bhagia…biarpun dgn susah pyah sya korbankan pkerjaan yg sya sayangi…tp suami saya mmberikn jaminan yg nyata yaitu KEBAHAGIAAN…
sehingga pda suatu mlm qta merenung dan berbicra…
” bunda terimkasih krna slama ini sudah memaksa ayah untuk bkerja keras..,kematrean bunda mlah membuat ayah bangkit..dan brpikir harus lbih maju, krna ayh tau bnda matre buat kbahagiaan kluarga kita kelak..”
kita memang sering bda pndpat..tp smua bsa d selesaikn dgn komunikasi…
justru yg saya rasa sekarang ternyta PERBEDAAN ITU memang INDAH…
pikirn qta jd trbuka lbih luas…tidak ada yg slah dngn BUDAYA atw SUKU.. asal qta bsa menghdapiny…
sahabat k semua..tidak ada gunany qt saling memojokkn..marilh qt saling meraih…qta saling berbaikn…suku apapun semua ada baikny ada tidakny…
Feb 18, 2013 @ 23:25:06
saya laki2 jawa solo, menikah 12 tahun dengan wanita sunda… saya menyarankan untuk berfikir ulang ketika mau menikahi gadis sunda… akan banyak energi terbuang karena masalah perbedaan suku…. suku sunda itu sulit bersikap bijaksana.. seperti katak dalam tempurung… dengan gampang mereka mencari kesalahan suku lain.. sekali dibalas.. mereka sakit hati enggak ketulungan… merasa paling baik tinggi bersih… padahal bikin ketawa
Feb 18, 2013 @ 23:45:32
sangat sulit seorang sunda untuk bisa menjadi pemimpin yang berjiwa mengayomi dan adil… orang jawa asli itu tidak pernah mempermasalahkan dari suku mana mereka dipimpin… mereka hanya mempermasalahkan bijaksana atau tidak… lebih dari 90 persen jendral, menteri penting, dan presiden adalah keturunan jawa… orang bugis bisa berhasil menjadi pemimpin negeri ini… karena mempunyai budaya pemimpin, jusuf kala itu sangat dihormati di solo… seperti jokowi ke jakarta karena mematuhi Jk.. karena JK bijak.
Feb 25, 2013 @ 15:39:41
kalo saya lihat dari komentar2 “NON SUNDA” ,, semuanya pada menghina gadis sunda ini lah itu lah… ,TAPI ANEHNYA kok ada yang mengatakan bahwa gadis sunda lebih menyukai cowok jawa lah, cowok batak lah.. lah terus HINAAN kalian terhadap gadis sunda apaan dong?
kalo kalian ngomong cewek sunda lebih suka sama cowok jawa/batak ketimbang dengan cowok sunda itu ARTINYA kalian MENGINGINKAN gadis sunda khususnya gadis sunda Priangan (BANDUNG & sekitarnya) … Jujur saya orang aceh yang kuliah di Unikom bandung… cewek sunda cantik2, imut, lucu alias baby face, ngangenin.. dan saya JARANG bahkan BELUM PERNAH melihat gadis sunda yang di katakan kalian… saya merasa tersinggung karena saya merasa sudah menjadi bagian dari orang sunda…
semua keluarga saya mengungsi ke bandung karena dulu Aceh perang dengan TNI JAWA BIADAB…. kami di bandung di terima oleh masyarakatnya… humoris dlsb.
dan sampai sekarang rakyat ACEH sama pula menyimpan dendam dengan JAWA BIADAB!
Feb 25, 2013 @ 15:44:47
ehhh goblook…. saya asli orang sunda bandung…
kalian BUTA yah… liat noh cewek sunda di tanah priangan bandung dan sekitarnya… cantik2 boss.. baby face… apalagi di pusat perkotaan bandung gak henti2nya liat cewek cakep…
MAKANYA PASUNDAN / JAWA BARAT paling banyak di datangi pendatang dikarenakan ladang usaha, pusat pembangunan, dan cewek2 sundanya AJIB…
BUKTI NYATA…
Udah sana kalian cari cewek asli dari suku mu, jangan cari cewek sunda ITU PUN KALO KALIAN MASIH MENGHINA GADIS SUNDA ….
KALO KALIAN BENCI SUNDA, JANGAN PERNAH DATANG KE TANAH SUNDA, JANGAN PERNAH PUNYA NIAT CARI COWOK/CEWEK SUNDA… OK DEAL!!!!!
Feb 25, 2013 @ 15:56:18
ckckckck dari pertama gue tau yang namanya INTERNET sampai sekarang kalo liat blog gak henti2nya blog yang mempermasalahkan Sunda vs Jawa…
dan kebanyakan cewek sunda dilarang nikah sama cowok jawa atau sebaliknya…
tapi anehnya kebanyakan yang buat blog2 macam ini itu orang jawa yang buatnya…atau mungkin cowok batak yang ngebet / kepengen punya pasangan sunda …
sementara orang sundanya adem ayem gak mau tau tentang ini…
orang sunda nya malah asyik dengan humoris candaan keharmonisasian di tanahnya sendiri bahkan mau berbaur dengan pendatang kayak gue… cewek sundanya malah semakin cantik aje…imut2 gitu gan… dan tidak menghiraukan omongan orang lain yang penting happy dengan pasangan cowoknya yang mapan…dan ganteng pula…
WOOI KALIAN, KALO PENGEN PUNYA ISTRI/PACAR SUNDA JANGAN GINI CARANYA… KAYAK GUE DONG… GUE ASLI LAHIR DI JAKARTA (AYAH PALEMBANG, IBU KALIMANTAN) DAN SEKARANG GUE BANGGA, BAHAGIA KARENA DAPETIN MOJANG BANDUNG YANG SUPER GEULIS IMUT BABY FACE GAN… HAHA…
GUE KASIH TAU YAH,,, UNPAD BANDUNG MENGHASILKAN MAHASISWI2 SUPER CANTIK GAN DARI SELURUH TANAH SUNDA BERKUMPUL DI UNPAD….DAN GUE GAK PEDULI APA KATA ORANG YANG HINA GADIS2 SUNDA…YANG PENTING GUE BANGGA BISA BUAT TEMEN2 GUE IRI TERMASUK COWOK SUNDANYA PUN IRI SAMA GUE…KARENA GUE PENDATANG YANG BISA DAPETIN MOJANG BANDUNG … BYE BYE !!!!!!!
OH IYA… GUE WALAUPUN BOKAP PALEMBANG, TAPI GUE BENCI BATAK.. SOALNYA MEREKA BAU BADAN..AND KALO NGOMONG BERISIK..
Feb 26, 2013 @ 10:09:35
Aceh Merdeka, Sunda Bandung dan The Jak itu IP addressnya sama. IP itu internet protocol adress/alamat internet.
Feb 26, 2013 @ 10:15:23
Aceh Merdeka, Sunda Bandung dan The Jak itu IP addressnya sama. IP itu internet protocol adress/alamat internet. Artinya kemungkinan besar orangnya sama. Berani tebak anda pasti orang Sunda di Bandung ?
Orang Aceh memang banyak yang benci Jawa. Tetapi orang Aceh juga tidak suka orang Sunda. Orang Palembang yang lahir di Jakarta kok ngaku The Jak ? padahal The Jak pendukung Persija itu biasanya Betawi. The Jak itu musuh berat orang Sunda bobotoh Persib Bandung (pendukung Persib).
Cewek cantik ada di semua suku dan etnis. Orang Sunda suka melebih lebihkan gadis Sunda. Menurutku gadis Sunda biasa saja.
200 orang artis wanita terpopuler Indonesia :
78 orang etnis Jawa,
32 orang etnis Sunda,
16 orang etnis Minang,
15 orang etnis Tionghoa,
13 orang etnis Melayu,
12 orang etnis Manado,
11 orang etnis Sulawesi,
10 orang etnis Batak,
13 orang etnis Aceh-Betawi-Kalimantan.
Artis etnis Jawa asli bukan keturunan suku apapun :
Diana Pungky, Renata Kusmanto (Ponds-Vaseline), Dian Sastrowardoyo (Loreal), Ashanty, Dhini Aminarti, Girindra Kara, Tiara Lestari, Diah Permatasari, Kirana Larasati, Ririn Dwi Ariyanti, Anneke Jodi, Ratna Galih, Five Vi, Lia Ananta, Shinta Bachir, Nabila Putri, Sara Wijayanto, Ine Febriyanti, Asty Ananta, Kinaryosih, Ardina Rasti, Aryani Fitriana, Sissy Priscillia, Cindy Fatika Sari, Astrid S, Widy Vierra, Nova Rini, Dewi Noor Kumalasari, Endhita W, Della Puspita, Ratna Listy, Krisdayanti, Kristina, Ayu Dewi, Maia Estianti, Dewi Persik, Anggun C. Sasmi, Nina Warna, Prita Laura, Indah Kirana, Tia AFI, Venna Melinda, Maya Septha, Yuni Shara, Mayangsari, Gracia Indri, Rini Wulandari, Citra Skolastika, Enno Lerian, Vicky Shu, Millane Fernandez, Sigi Wimala, Tasya Kamila, Dian Khrisna, Dhea Ananda, Indah Indriana, Vonny Kristianda, Indah Ayu Putri, Auxilia Laksmi. Putri Indonesia : 2004 Artika Sari Devi, 2006 Agni Pratistha, 2007 Putri Raemawasti, 2011 Maria Selena.
Artis etnis Jawa-Eropa :
Carissa Putri (Eropa-Jawa), Luna Maya, Wulan Guritno, Inneke Koesherawati, Deasy Bouman, Sheila Marcia, Nabila Putri, Jessica Mila, Paula Verhoeven, Alexandra Gottardo, Tyas Mirasih, Rebecca Reijman, Angelica Faustina. Putri Indonesia :2005 Nadine Chandrawinata, 2010 Nadine Alexandra.
Feb 27, 2013 @ 08:31:17
ya sudah lah, gak usah cari cewek sunda…. nikah saja sama cewek asli SUKU mu…. gitu aja repot.
Mar 13, 2013 @ 11:53:27
Itu kn kmbli kpda kpribdian orang msing2,, klo emg gx ska sm sku org yh gx ush sling meledek sgla.!, sifat orang2 tu gx akn ad yg sma.., klo pikirannya prtentangan trus, mw smpe kpan INDONESIA MAJU!!!
Mar 20, 2013 @ 11:02:46
jika kita berpikir berapa % orang jawa yang betah tinggal di kampungnya, kemudian daerah sunda itu daerah yg subur, orang mencari pekerjaan, untuk makan datangnya ke daerah sunda, jadi wajar saja kalo orang sunda dikatakan matre dan sebagainya , agar bisa tinggal di sini!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Apr 02, 2013 @ 23:41:02
udah pelit ya licik itu lah orang padang
Apr 03, 2013 @ 16:23:01
dimn2…,cewe sunda itu udh trknal, bisanya cm bersolek n ngangkang…,buka memek…,gayanya aja selangit…
Apr 03, 2013 @ 16:39:51
gue sndri nih nglmin hdp brdmpngan ma org SUNDA udh 13 thn,kbtlan kk gue cowo dpt istri org sunda, gue emg asli jawa, gue paham btl watak2 org sunda,gue jg srng prhtiin sikap n watak tmn2 gue yg asli sunda, dr anak2, remaja,ibu2,bpk2 bhkn aki2 n nini2…,orng2nya sngt itungan, mnlong org lain ga bnr2 tulus, hrs ada imbalannya, biarpun sm sdra jg,udh tau itu kt2 kasar, tp sering dipake dlm bhs sehari2, ktnya kota santri…,tp kurang tata krama…, maunya diberi…, tp susah utk gnti mmberi…,dl gue pny tmn kost org Palembang, pendapat dia ttg org sunda jg ga jauh beda ma pendapat gue…,ktnya org sunda tuh GENGSI-nya GEDE…,lbh mentingin pnmpilan, KONSUMTIF…,bnr kan…..?????
Apr 15, 2013 @ 16:36:55
Nilai orang sunda jelek banget yah….
Semuanya negatif….
Hehehe
Apr 08, 2013 @ 10:13:20
Cewek cantik ada di semua suku dan etnis. Orang Sunda suka melebih lebihkan gadis Sunda. Menurutku gadis Sunda biasa saja.
200 orang artis wanita terpopuler Indonesia :
78 orang etnis Jawa,
32 orang etnis Sunda,
16 orang etnis Minang,
15 orang etnis Tionghoa,
13 orang etnis Melayu,
12 orang etnis Manado,
11 orang etnis Sulawesi,
10 orang etnis Batak,
13 orang etnis Aceh-Betawi-Kalimantan.
Artis etnis Jawa asli bukan keturunan suku apapun :
Diana Pungky, Renata Kusmanto (Ponds-Vaseline), Dian Sastrowardoyo (Loreal), Ashanty, Dhini Aminarti, Girindra Kara, Tiara Lestari, Diah Permatasari, Kirana Larasati, Ririn Dwi Ariyanti, Anneke Jodi, Ratna Galih, Five Vi, Lia Ananta, Shinta Bachir, Nabila Putri, Sara Wijayanto, Ine Febriyanti, Asty Ananta, Kinaryosih, Ardina Rasti, Aryani Fitriana, Sissy Priscillia, Cindy Fatika Sari, Astrid S, Widy Vierra, Nova Rini, Dewi Noor Kumalasari, Endhita W, Della Puspita, Ratna Listy, Krisdayanti, Kristina, Ayu Dewi, Maia Estianti, Dewi Persik, Anggun C. Sasmi, Nina Warna, Prita Laura, Indah Kirana, Tia AFI, Venna Melinda, Maya Septha, Yuni Shara, Mayangsari, Gracia Indri, Rini Wulandari, Citra Skolastika, Enno Lerian, Vicky Shu, Millane Fernandez, Sigi Wimala, Tasya Kamila, Dian Khrisna, Dhea Ananda, Indah Indriana, Vonny Kristianda, Indah Ayu Putri, Auxilia Laksmi. Putri Indonesia : 2004 Artika Sari Devi, 2006 Agni Pratistha, 2007 Putri Raemawasti, 2011 Maria Selena.
Artis etnis Jawa-Eropa :
Carissa Putri (Eropa-Jawa), Luna Maya, Wulan Guritno, Inneke Koesherawati, Deasy Bouman, Sheila Marcia, Nabila Putri, Jessica Mila, Paula Verhoeven, Alexandra Gottardo, Tyas Mirasih, Rebecca Reijman, Angelica Faustina. Putri Indonesia :2005 Nadine Chandrawinata, 2010 Nadine Alexandra.
Apr 17, 2013 @ 15:38:55
gila, 4 tahun debat ga selesai dimari *ngakak pol*. sudahlah, masing2 etnis ada bagusnya ada jeleknya, sekarang tinggal gimana orangnya mengatasi kelemahan ‘bawaan’ budaya etnisnya masing-masing dan jadi manusia yang lebih baik.
May 14, 2013 @ 17:40:43
heeh bener tuh kata kang jakarta , saya sendiri yang cowok sunda menganggap gadis sunda tuh biasa aja , justru saya malah lebih kecantol sama cewek jawa atau Banjar , kalo cewek jawa tuh menurut saya lebih ayu dan imut , kalau cewek banjar ( kalsel ) putih2 , untuk tempat saya di kalsel cewek yang cantik2 tuh kebanyakan dari daerah Jawa Timur Kang , temen2 saya aja banyak yang udah nikah sama gadis dari jatim , dan masing2 udah punya anak.
May 18, 2013 @ 02:46:29
Ini debat rasis..sampai kapanpun tdk akan pernah ktemu benang merahnya. itulah lah makanya kita dijajah sama belanda sampai ratusan tahun, karena kita tidak kompak antara suku satu dengan suku lainnya.
May 22, 2013 @ 22:37:16
Cirik berandang(rendang cirik) asli padang..